Prokontra Pergub Cambuk

Terkait Prokontra Pergub "Cambuk di LP", Ini Tanggapan Partai Nanggroe Aceh Pidie

PNA Pidie mengharapkan MPU Aceh melakukan musyawarah secara arif dan bijaksana menyikapi pro-kontra ini agar polemiknya tidak semakin luas.

Terkait Prokontra Pergub
PNA 

Laporan Nur Nihayati| Pidie

SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Peraturan Gubernur (Pergub) Aceh Nomor 5 Tahun 2018 Tentang Hukum Acara Jinayat, yang mengatur tempat pelaksanaan uqubat cambuk dilaksanakan di Lembaga Pemasyarakatan (LP).

Pergub ini telah mengundang reaksi dari berbagai kalangan masyarakat. Banyak yang menentang, namun ada juga yang mendukung kebijakan Gubernur Aceh Irwandi Yusuf, dengan alasan dan argumentasi masing-masing.

Dewan Pimpinan Wilayah Partai Nanggroe Aceh (DPW PNA) Kabupaten Pidie pun menyampaikan tanggapannya terhadap prokontra Pergub "Cambuk di LP" tersebut.

(Baca: Uqubat Cambuk Selesai, Ini Kata Wakil Wali Kota Soal Kontroversi Cambuk di Lapangan Terbuka)

(Baca: Dua Pelaku Prostitusi Online Dicambuk di Halaman Masjid Lueng Bata, Total Ada 8 Pelanggar Syariat)

(Baca: Mulai Hari Ini Eksekusi Hukuman Cambuk tak Lagi di Masjid, Tapi di Penjara, Ini Alasan Irwandi Yusuf)

(Baca: Irwandi: Uqubat Cambuk Tetap Dilaksanakan Terbuka bukan Tertutup)

‪Ketua Umum DPW PNA Pidie, Iskandar Fais melalui Ketua Bidang Komunikasi Publik, Tgk Mukhtar Syafari MA menilai, sah-sah saja terjadi pro dan kontra terhadap Pergub tersebut.

‪Namun, PNA Pidie menyarankan bagi pihak atau ormas Islam yang tidak setuju agar melakukan konsultasi langsung dengan Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf dan menyerahkan pernyataan penolakan secara tertulis.

Halaman
12
Penulis: Nur Nihayati
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved