Kamis, 23 April 2026

Opini

Mendewasakan Pendidikan Aceh

JIKA usia Pendidikan Aceh diukur sejak 2 September 1959, usai Presiden Soekarno meletakkan batu pertama Kota Pelajar

Editor: bakri
SERAMBINEWS.COM/MUHAMMAD NASIR
BUPATI Aceh Tamiang Hamdan Sati menyerahkan penghargaan kepada perwakilan sekolah pemenang lomba, di sela-sela peringatan Hardikda, Kamis (7/9/2017). 

Langkah strategis
Selanjutnya, kebijakan pemerintah Aceh, dengan 20 cabang dinas pendidikan di kabupaten/kota adalah satu langkah strategis yang harus didukung dalam memutus mata rantai birokrasi yang menjadi salah satu sebab mengapa pendidikan di Aceh tidak merata dan cenderung jalan di tempat.

Diharapkan dengan kehadiran cabang baru tersebut tidak membuat pendidikan Aceh bertambah rumit. Berbagai permasalahan dengan cepat dapat terdeteksi, dan kebutuhan dana yang paling prioritas dapat ditentukan dengan cepat, sehingga persoalan seperti “jembatan asa”, seperti yang dirintis sebuah televisi swasta dapat menjadi satu perhatian pemerintah. Jika tidak dapat dipenuhi dari dinas tersebut, mungkin dapat menjadi proyek lintas dinas yang saling terintegrasi, seperti dengan Dinas Prasarana Umum (PU).

Kemudian, dalam hubungannya dengan perkembangan generasi yang berkembang dan berubah cepat, harus dibekali dengan dasar-dasar nilai-nilai spiritual, sebagaimana satu prioritas yang telah digagas oleh Pemerintah Aceh, yaitu Kurikulum Pendidikan Aceh yang akan di-launching pada acara puncak peringatan Hari Pendidikan Daerah Aceh (Hardikda) ke-59, 2 September 2018 yang telah mendapat persetujuan dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI. Dalam kurikulum tersebut, konten pelajaran agama Islamnya akan mencapai 20 persen (Serambi, 1/9/2018).

Dibutuhkan langkah sinergis antar-penyelenggara kewenangan dalam menjalankan gagasan besar Aceh Carong, Aceh Meuadab yang intinya adalah Aceh Hebat, terutama bagi penyelenggara pemerintah periode 2017-2022 yang telah dititipi amanah besar untuk membangun Aceh Hebat tersebut.

Berbagai gerakan inovatif setidaknya akan menjadi langkah berkelanjutan untuk mempercepat pencapaian target mendewasakan pendidikan Aceh kita, agar tidak tertinggal langkah di belakang provinsi lain yang juga menawarkan jargon pembangunan yang kurang lebih sama dengan kita. Krue seumangat untuk pendidikan Aceh yang semakin dewasa.

* Rini Wulandari, SE., Guru SMA Negeri 5 Banda Aceh. Email: gurusiswadankita@gmail.com

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved