Jubir FPI Curiga Ada Ulah Intel Pada Penangkapan Habib Rizieq, Singgung Tokoh yang Tantang HRS

Slamet Ma'arif juga memaparkan sejumlah indikasi hingga menyimpulkan bahwa penangkapan Habib Rizieq Shihab merupakan hasil operasi intelejen.

Jubir FPI Curiga Ada Ulah Intel Pada Penangkapan Habib Rizieq, Singgung Tokoh yang Tantang HRS
TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq menyapa ribuan anggota FPI diiringi salawat seusai menjalani pemeriksaan di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Kamis (12/1/2017). Kehadiran Habib Rizieq di Mapolda Jabar dalam rangka memenuhi panggilan tim penyidik Polda Jabar terkait dugaan kasus penghinaan Pancasila. 

Kalau misal kami dituduh sebagai intelejen lantas melakukan oprerasi yang tanpa ada bukti ini kan semuanya asumsi pendapat yang diotak-atik, menyebut ada CCTV yang hilang tanpa mengatakan di mana letak CCTV sebelumnya, dia menyebut subuh ada nempel seperti itu, itu kan perkiraan, itu kan harus ada keterangan saksi, digabung-gabungkan seolah jadi pembenaran," kata Wawan.

Slamet Ma'arif melempar pertanyaan pada Kapitra Ampera yang juga hadir.

Baca: 6 Fakta Baru Penangkapan Habib Rizieq Shihab Oleh Pihak Keamanan Arab Saudi

"HRS (Habib Rizieq Shihab) dan keluarga serta santri tidak tahu sama sekali bendera itu

Apa iya mungkin HRS pasang bendera ?" tanya Slamet Ma'arif ke Kapitra Ampera.

Kapitra Ampera menjelaskan terakhir datang ke rumah Habib Rizieq Shihab di Arab Saudi, ia tak melihat adanya bendera tersebut.

Kapitra juga meyakini Habib Rizieq Shihab tidak mungkin memasang bendera.

"Sudah saya sampaikan itu tembok luar rumah, semua orang bisa pasang jadi kalau dituduhkan ke Habib Rizieq gak mungkin pasang itu, karena saya datang 15 september ke rumah itu tidak ada bendera itu, saya masih ada fotonya, ini ada apa sesunggahanya siapa yang melakukan ini, kalau itu bendera dipasanga keluarga Habib Rizieq kenapa ga dari dulu, ini yang harus diselidiki," kata Kapitra.

Baca: Lupa dan Telat Bayar Pajak? Begini Cara Menghitung Denda Pajak Kendaraan, Rumus Mudah Tanpa Bingung

Slamet Ma'arif lantas menyinggung soal tokoh yang pernah menantang Habib Rizieq Shihab untuk memasang bendera tersebut di rumahnya.

"Berarti kan ada orang lain operasi lain, waktu ketika sedang meperjuangakan kalimat tauhid kan viral juga ada tokoh yang menantang Habib Rizieq kibarkan bendera di Saudi Arabia, itu juga harus dianalisis juga," kata Slamet Ma'arif.

Penelusuran TribunnewsBogor.com, tokoh yang pernah menantang Habib Rizieq Shihab untuk memasang bendera ialah Politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Guntur Romli.

Halaman
123
Editor: Amirullah
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved