LP Banda Aceh Bobol

Dirjen Pemasyarakatan: Lapas Banda Aceh Berkapasitas 800 Orang, Hanya Diisi 726 Orang Napi

Pihaknya telah menurunkan tim bersama TNI dan Polri untuk meninjau kasus tersebut sekaligus mencari narapidana yang masih belum ditemukan.

Dirjen Pemasyarakatan: Lapas Banda Aceh Berkapasitas 800 Orang, Hanya Diisi 726 Orang Napi
SERAMBI/M ANSHAR
PETUGAS berhasil menangkap kembali satu dari 113 narapidana yang kabur dari LP Kelas II A Banda Aceh, di Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, Kamis (29/11) malam. 

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah menyatakan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Lambaro, Aceh Besar yang sebagian penghuninya kabur tidak kelebihan kapasitas.

Direktur Jenderal Pemasyarakatan Sri Puguh Budi Utami mengatakan dengan kapasitas maksimal 800 orang, lapas Lambaro hanya berisikan 726 orang narapidana.

Baca: Diduga Cabuli Siswinya, Guru SMA di Aceh Timur Ditangkap, Polres Langsa Ungkap Cara Pelaku Beraksi

“Jadi kemungkinan penyebab kaburnya warga binaan bukan karena kelebihan kapasitas,” ujar Sri, di Jakarta kepada Kantor Berita Anadolu Agency, Jumat (30/11/2018).

Namun Sri masih akan memastikan apa penyebab utama kaburnya warga binaan tersebut.

Saat ini, ujar Sri, pihaknya telah menurunkan tim bersama TNI dan Polri untuk meninjau kasus tersebut sekaligus mencari narapidana yang masih belum ditemukan.

Baca: 4 Fakta Pelaporan Habib Bahar ke Polisi, Begini Tanggapan Kepala Kantor Staf kepresidenan hingga MUI

“Motifnya apa, ada kaitannya atau tidak dengan

Baca: Pagi-Pagi Pasti Happy Diberhentikan Sementara oleh KPI, Begini Tanggapan Nikita Mirzani

kerusuhan Januari lalu, ini yang tengah kami dalami,” tutur Sri.

Jika berkaca dengan kondisi lapas yang lain, kata Sri, komposisi 16 petugas untuk mengawal 726 orang narapidana itu cukup memadai.

Hari ini Sri berangkat ke Aceh untuk meninjau langsung dan berkoordinasi dengan petugas setempat.

Sebanyak 113 narapidana lapas Lambaro, Aceh Besar, melarikan diri pada Kamis malam.

Halaman
12
Editor: Ansari Hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved