Hari Ini 104 Tahun Lalu, Gencatan Senjata Saat Perang Dunia I Dimulai, Dua Kubu Saling Pesta Bersama
Hari ini 104 tahun yang lalu, tepatnya pada 25 Desember 1914, genjatan senjata dilakukan antara Blok Sekutu dan Blok Sentral pada tahun pertama Perang
Pada saat fajar menyingsing, banyak tentara Jerman muncul dari parit mereka dan mendekati Sekutu pada tanah yang netral.
Pasukan Jerman berteriak "Selamat Natal" menggunakan bahasa lawannya.
Pasukan Sekutu khawatir
Awalnya muncul kekawatiran ketika pasukan Jerman mendatangi garis perbatasan.
Pasukan Sekutu pun mulai mempersiapkan persenjataan mereka.
Namun, karena pasukan Jerman datang tak membawa senjata, kedua pihak kemudian berani mendekat dan mulai mengulurkan tangan untuk berjabat tangan.
Akhirnya momen ini disambut tentara Sekutu dengan baik dan saling menukar senyuman.
Pada pria bertukar hadiah, rokok dan saling menyanyikan lagu Natal bersama-sama.
Selain itu ada juga momen makan bersama di antara mereka.
Baca: Senapan Helm, Inovasi Senjata Sekaligus Alat Masak pada Perang Dunia I
Tampaknya, momen Natal yang penuh dengan kedamaian membuat kedua belah pihak yang berseturu untuk rehat dalam perang.
Gencatan senjata Natal 1914 bukanlah gencatan senjata tidak resmi pertama dari konflik besar ini, tetapi tentu saja salah satu yang terakhir.
Suara percakapan pihak lain, tawa, rintihan dan nyanyian menggantikan suara tembakan dan hujan batu.
Kontroversi sepak bola
Beberapa sumber menyatakan, kebahagiaan antara kedua belah pihak dalam merayakan Natal terdokumentasi dengan permainan sepak bola.
Mereka memainkan sepak bola di garis perbatasan Belgia.