Rabu, 8 April 2026

Pilpres 2019

Momen-momen Lucu di Tengah Debat Perdana Pilpres 2019 yang Berjalan Alot

Dalam suasana panas saat debat itu, terdapat momen-momen lucu yang membuat gelak tawa para penonton termasuk kandidat capres maupun cawapres.

Editor: Amirullah
Tribunnews/JEPRIMA
Dalam debat Pilpres 2019, Kubu Jokowi-Ma'ruf klaim lebih unggul dari kubu Prabowo-Sandi. Sementara itu, Kubu Prabowo-Sandi sesalkan serangan personal Jokowi kepada Prabowo. 

SERAMBINEWS.COM - Debat Calon Presiden (Capres) 2019 sesi pertama berlangsung alot antara Capres nomor urut 01, Joko Widodo (Jokowi) dan nomor urut 02, Prabowo Subianto, Kamis (17/1/2019).

Mereka saling serang dalam topik hukum, HAM, terorisme, dan korupsi.

Namun dalam suasana panas saat debat itu, terdapat momen-momen lucu yang membuat gelak tawa para penonton termasuk kandidat capres maupun cawapres.

Berikut TribunWow.com kutip momen-momen lucu tersebut dari YouTube KompasTV, Kamis (17/1/2019).

Baca: Kampanye #BudayaBeberes KFC Dapat Kritikan, Psikolog Soroti Rendahnya Empati Masyarakat Indonesia

1. Prabowo Berjoget

Capres nomor urut 02, Prabowo tampak tidak boleh memberikan interupsi kepada lawannya, Jokowi saat debat capres 2019.

Awalnya, Jokowi dipersilahkan oleh pembawa acara, Ira Koesno untuk bertanya kepada kubu Prabowo soal korupsi dan nepotisme.

Saat itu Jokowi memberikan pertanyaan mengenai mantan koruptor dan narapidana korupsi yang dicalonkan sebagai wakil rakyat oleh Partai Gerindra.

Menanggapai hal itu, Prabowo menegaskan jika ada anggota partainya yang korupsi, maka akan ditindak langsung olehnya.

"Saya jamin Partai Gerindra akan melawan korupsi sampai keakar-akarnya kalau ada anggota Gerindra yang korupsi, saya yang akan memasuki ke penjara sendiri," tandas Prabowo.

Baca: Cek Fakta dari Debat Pilpres: Luas Malaysia Versi Prabowo hingga Anak Jokowi Tak Lolos Tes CPNS

Dari penjelasan Prabowo, terlihat Jokowi menjelaskan kembali apa yang dimaksud olehnya saat memberikan pertanyaan mengenai mantan koruptor dari Partai Gerindra yang dijadikan calon wakil rakyat.

"Mohon maaf Pak Prabowo Jadi yang saya maksud tadi adalah mantan koruptor atau mantan napi korupsi yang bapak (Prabowo) calonkan sebagai caleg itu ada," jelas Jokowi.

"ICW memberikan data itu jelas sekali."

"Ada 6 yang bapak calonkan."

"Dan yang tanda tangan dalam pencalegan itu adalah ketua umumnya dan sekjen, artinya bapak tanda tangan," imbuh Jokowi

Sumber: TribunWow.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved