Nelayan Taiwan Bunuh dan Jual Hiu Putih Seberat 1,1 Ton yang Sedang Hamil 14 Anak

Hiu tersebut dijual di pasar lelang Nang-fang-ao Fishing Harbor di Kota Su'ao, Kabupaten Yilan seharga 1.898 dollar NT atau 50 dollar NT per kilogramn

Editor: Amirullah
Facebook/Taiwan News
Nelayan di lepas pantai Taiwan secara tidak sengaja menangkap seekor hiu putih besar yang sedang hamil dengan 14 anak. 

SERAMBINEWS.COM - Nelayan secara tidak sengaja menangkap seekor hiu putih besar yang sedang hamil dengan 14 anak di lepas pantai Taiwan.

Namun, bukannya melepas hiu tersebut, para nelayan justru menjualnya di pasar lelang.

Dikutip dari Nationalgeographic.co.id, nelayan dari Yilan menangkap seekor hiu putih besar di Telung Dong'ao.

Hiu tersebut memiliki panjang 4,2 meter dan berat 1,1 ton.

Hiu tersebut dijual di pasar lelang Nang-fang-ao Fishing Harbor di Kota Su'ao, Kabupaten Yilan seharga 1.898 dollar NT atau 50 dollar NT per kilogramnya.

Baca: Kisah Wanita Australia Masuk Islam dan Dinikahi Pria Aceh setelah Pertukaran Pemuda ke Banjarmasin

Baca: Bukan Hanya Rian, Pengacara Mucikari Siska Ungkap Ada Pejabat yang Sewa Vanessa Angel

Foto yang beredar dalam pemberitaan media lokal menampilkan nasib tragis hiu putih besar atau Carcharodon carcharias bersama keempatbelas anaknya sangat sulit dipercaya.

Foto yang memperlihatkan proses pengeluaran 14 anak dari hiu induk itu sangat memilukan.

Belum sempat lahir, empat belas bayi hiu itu ikut mati bersamaan dengan induknya.

Hiu tersebut dibeli oleh perusahaan taxidermy laut bernama Taiwan Ocean Art Museum.

Hiu tersebut kemudian dibeli oleh perusahaan taksidermi laut bernama Taiwan Ocean Art Museum.

Ahli biologi kelautan dan direktur emeritus Program Florida untuk Penelitian Hiu di Universitas Florida, George Burgess menyatakan pembeli hiu tersebut diduga adalah kolektor.

Baca: Hati-hati! Ada Lubang Besar di Pinggir Jalan STA Johansyah, Tepat Depan Masjid Taqwa Seutui

Baca: VIDEO - Petani Ini Sulap Kediamannya Bak ‘Rumah Pisang’

“Tebakan saya, siapa pun yang membelinya pasti menginginkan rahang hiu. Setiap rahang putih besar bernilai besar bagi para kolektor,” papar Burgess.

Diketahui bahwa hiu hanya dijual beberapa pound kepada perusahaan taksidermi.

Artinya, sisa tubuh hiu kemungkinan dijual di pasar untuk dikonsumsi.

“Hewan itu dimanfaatkan sepenuhnya,” imbuh Burgess.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved