Kamis, 7 Mei 2026

Pemilu 2019

Beredar Video Suara untuk Jokowi Ditambah hingga 500, Suara Prabowo Dikurang 100

Suara untuk Jokowi-Ma'ruf yang diinput telah ditambah sebanyak 500 dan suara untuk Prabowo-Sandi dikurangi sebanyak 100 suara.

Tayang:
Penulis: Subur Dani | Editor: Safriadi Syahbuddin
CAPTURE @CAKKHUM
Kolase capture video suara untuk Jokowi ditambah hingga 500, sedangkan suara Prabowo dikurang 100 di TPS 18 Kelurahan Malaksari, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. 

Beredar Video Suara untuk Jokowi Ditambah hingga 500, Suara Prabowo Dikurang 100

Laporan Subur Dani | Banda Aceh   

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Sebuah video kesalahan penginputan data form C1 capres/cawapres pada real count KPU pada website resm KPU, beredar di sejumlah grup Whatsapp, Senin (22/4/2019).

Video tersebut diunggah seseorang dengan akun Twitter, @CakKhum. Videonya ada di bagian akhir tulisan ini.

Serambinews.com memeroleh video tersebut dari salah satu grup Whatsapp.

Video tersebut dibuat dengan cara merekam layar saat pengunggah video mengakses kanal hasil pemilu atau real count KPU pada website resmi KPU.

Dalam video itu memperlihatkan, kesalahan fatal KPU RI menginput data form C1 untuk kontestan capres/cawapres. 

Kesalahan terjadi di tempat pemungutan suara (TPS) 18, Kelurahan Malaksari, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Dalam video itu, berdasarkan data yang diinput KPU RI, di TPS itu, pasangan capres/cawapres nomot urut 01, Jokowi-Ma'ruf memeroleh suara sebanyak 553, sedangkan capres/cawapres nomor urut 02, sebanyak 53 suara.

Padahal, pengguna hak pilih di TPS tersebut hanya 184 dari 204 pemilih terdaftar. Sedangkan suara sah hanya 183.

"Kosong satu (pasangan capres/cawapres 01) diinput 553, sedangkan kosong dua (pasangan capres/cawapres 02) 30 suara. 553 itu diinput dari mana, suara sahnya cuma 183," cetus pembuat video tersebut.

Baca: KPU Dinilai Kurang Profesional, Mahfud MD: Masak Salah Input Sampai 9 Daerah?

Baca: Penjelasan Mahfud MD soal Jokowi atau Prabowo yang Bisa Menangkan Pilpres, Ini Syaratnya

Baca: Akun Twitter Said Didu Dihack & Fitnah Ustaz Abdul Somad, Mahfud MD: Akun Dahlan Iskan juga Dibajak

Dia pun mengecek scaning form C1 TPS tersebut pada kolom kanan bawah di website remsi KPU itu.

Hasil pengecekannya, dalam scan form C1 jelas tertulis, pasangan capres/cawapres 01 Jokowi-Ma'ruf hanya memeroleh suara 53.

Sedangkan capres/cawapres 02, Prabowo-Sandi memeroleh suara sebanyak 130. Jauh berbeda dengan data yang diinput website KPU.

Itu artinya, di TPS tersebut, suara untuk Jokowi-Ma'ruf yang diinput telah ditambah sebanyak 500 dan suara untuk Prabowo-Sandi dikurangi sebanyak 100 suara.

Baca: Sebut Ada 1.200 Kasus Dugaan Kecurangan Pilpres 2019, BPN Prabowo-Sandiaga Telah Laporkan ke Bawaslu

Baca: Akui Kesalahan Entry Data Situng di 5 TPS, KPU Minta Publik Tak Menuding Pihaknya Curang

Baca: Akui Kesalahan Entry Data Situng di 5 TPS, KPU Minta Publik Tak Menuding Pihaknya Curang

Serambinews.com, awalnya sempat mengira video yang telah beredar luas di grup-grup Whatsapp tersebut hoaks alias bohong. 

Tim Serambinews.com kemudian mengakses website resmi KPU dan melacak tempat pemungutan suara (TPS) 18, Kelurahan Malaksari, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung, Jawa Barat sesuai dengan yang ditampilkan dalam video tersebut.

Serambinews.com kemudian mendapati sesuai dengan apa yang dijelaskan dalam video rekaman layar tersebut yang diunggah @CakKhum. 

Baca: Prabowo Menang Telak di Mandailing Natal, Bupati Dahlan Hasan Minta Mundur usai Jokowi Kalah

Baca: Meski Raih 51 Persen Suara Lebih, Benarkah Jokowi Tak Bisa Menang Pilpres? Begini Faktanya

Baca: Hasil Real Count Pilpres 2019 KPU Sabtu Malam, Jokowi 54,93% Prabowo 45,07%, Data Masuk 5,43%

Mereka menemukan data bahwa KPU salah fatal dalam menginput data untuk kedua capres/cawapres, kandidat 01 diiput 553 padahal hasil scanning form C1 hanya memeroleh 53 suara.

Sedangkan kandidat 02 diinput 30 suara, padahal sesuai scanning form C1 pasangan ini mendapat 130 suara di TPS tersebut.

Data-data dan video kesalahan input perolehan suara Pilpres 2019 diunggah akun @CakKhum di bawah ini:

Tanggapan Komisioner KPU

Atas temuan tersebut, Serambinews.com mengonfirmasi kepada Ilham Saputra, Komisioner KPU RI yang berasal dari Aceh.

"Awalnya sempat mikir hoaks video ini Bang. Setelah kami cek, ternyata benar. Suara 01 dan 02 tidak sesuai dengan form C1," tulis Serambinews.com via Whatsapp kepada Ilham Aden dan melampirkan video tersebut.

"Sedang dicek," balas Ilham Saputra, singkat.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved