Breaking News:

Menakar Prospek Investasi di PPS Kutaraja, Birokrasi Pengurusan Izin Perlu Dipangkas

Peningkatan status PPS Kutaraja dilakukan oleh Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla bertepatan dengan Hari Nusantara.

Penulis: Taufik Hidayat | Editor: Taufik Hidayat
SERAMBINEWS.COM/M ANSHAR
Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla bersama Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, Menteri ESDM Sudirman Said, Gubernur Aceh Zaini Abdullah, dan Wali Nanggroe Malik Mahmud, saat menghadiri peringatan Hari Nusantara Ke-15 di PPS Lampulo, Banda Aceh, Minggu (13/12/2015). 

Seperti diketahui, PPS Kutaraja memiliki potensi tangkapan ikan yang sangat besar.

Bahkan tahun ini hingga bulan Maret sudah menghasilkan lebih kurang 3000 ton ikan dari berbagai jenis.

Tahun 2017 dan 2018, jumlah hasil tangkapan ikan menginjak angka 17.000 juta ton per tahun dengan jenis ikan yang bervariasi.

Puncak hasil tangkapan ikan melimpah diperkirakan pada bulan Mei untuk tahun ini.

Ikan dengan hasil tangkapan terbesar adalah jenis ikan Tongkol.

Selain itu, di PPS Kutaraja telah disiapkan pelabuhan 60GT ke atas.

Namun pekerjaan ini dirasa kurang efisien karena kolam labuh tidak diselesaikan sekaligus. Per tahapan per tahun.

Namun pada tahun depannya, harus mengerjakan hal yang sama karena kolam labuh sudah tertutup kembali.

Pekerjaan seperti dinilai tidak tuntas, namun apabila dikerjakan sekaligus secara tuntas, selain akan menghemat biaya tentunya juga dapat dipergunakan secara maksimal. “Ini juga perlu mendapat pemahaman bagi pemangku kepentingan,” tukasnya.

Dukungan dari semua lapisan untuk perbaikan PPS Kutaraja sangatlah diperlukan, seperti dari SKPA terkait, kemudian didukung kesiapan berssama untuk mempromosikan kepada calon investor.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved