Penemuan Benteng Belanda di Samalanga

SAMALANGA merupakan salah satu dari 17 kecamatan di Kabupaten Bireuen, Kecamatan yang terdiri atas 46 gampong

Editor: bakri
IST
TEUKU CUT MAHMUD AZIZ, S.Fil., M.A., Dosen FISIP Universitas Almuslim dan Anggota Forum Aceh Menulis (FAMe) Chapter Bireuen, melaporkan dari Bireuen 

Bila diamati, permukaan tanah di kebun yang tidak datar berpola terasering (sengkedan) yaitu berundak-undak atau berteras-teras yang menurut kami, kemungkinan itu mengikuti struktur benteng. Namun, untuk pastinya perlu dilakukan pengkajian dan pemugaran oleh para arkeolog.

Mungkin bentuk bentengnya seperti Benteng Pendem di Cilacap, Jawa Tengah. Saya pernah berkunjung ke benteng ini yang letaknya berada di dalam tanah (1861-1879). Setelah kemerdekaan, benteng tersebut sempat tertimbun tanah. Setelah ditemukan oleh Pemkab Cilacap, maka dilakukan pemugaran. Sekarang menjadi ikon destinasi wisata sejarah di sana (Nativeindonesia.com, 9/11/2018).

Kita berharap Pemerintah Aceh dan khususnya Pemkab Bireuen dapat melakukan hal yang sama seperti yang dilakukan Pemkab Cilacap dalam menyelamatkan situs bersejarah ini (bersamaan dengan menyelamatkan situs yang berada di Bukit Kuta Gle). Dari peristiwa yang terjadi di Batee Iliek, menentukan berakhirnya perang kolonial Belanda di Aceh (1873-1904), dan memengaruhi lahirnya sejarah baru bagi Aceh. Mengapa tidak?

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved