Siswi Berprestasi
Imelda Perankan Sosok Putroe Neng yang Legendaris di FL2SN Nasional
Putroe Neng adalah sebuah legenda tentang wanita cantik di Aceh yang 99 suaminya meninggal secara misterius di malam pertama.
Penulis: Saiful Bahri | Editor: Taufik Hidayat
Putroe Neng pun masuk ke dalam kelambu peraduan di malam pertamanya.
Penari pria pun masuk satu per satu secara bergantian. Tentunya melalui gerakan-gerakan tarian yang unik.
Terakhir, keempat penari pria yang memerankan para suami Putroe Neng, meninggal di dalam kelambu.
"Karena durasi tarian dibatasi, maka kami hanya mengisahkan hanya untuk empat suaminya saja," ujarnya.
Baca: Cerita Kafilah Universitas Borneo Tarakan Menuju MTQMN di Unsyiah, Butuh Dua Hari untuk Tiba di Aceh
Baca: Isak Tangis Pemain Aceh Saat Kalah Dramatis di Partai Final DNC Nasional, DKI Jakarta Juara
Baca: Ingin Menyaksikan MTQMN di Unsyiah, Ini Lokasi Acara dan Jadwal Lengkapnya
Baca: Warung Karaoke di Kloneng Langsa Digrebek WH dan Polisi
Sementara, dalam sejarah yang tercatat, terdapat 99 orang suami Putroe Neng yang meninggal di malam pertama bersamanya.
Hanya Syekh Syiah Hudam, suami ke-100 yang selamat dari maut saat mempersunting Putroe Neng.
Karena sebelum menjalani malam pertama, Syekh Syah Hudam berhasil menarik racun yang ditanam di organ genital Putro Neng yang ditanam oleh Sang Nenek saat ia masih kecil.
Tarian ini dilatih oleh Angga, dan proses latihan dilakukan sejak pertengahan Mei 2019.
Namun, karena Imelda dan keempat temannya itu memang sudah menari sejak masih SMP, membuat mereka cepat menguasai gerakan-gerakan tarian tersebut.
Dengan membawa nama sekolahnya, SMK Negeri 3, mereka pun mengikuti FLS2N tingkat Kota Lhokseumawe pada 15 Juli 2019.
Hasilnya, mereka berhasil meraih juara satu. Sehingga berhak mewakili Lhokseumawe ke tingkat provinsi.
Baca: Begini Posisi PNA Selama Pemerintah Dijabat Plt Gubernur
Baca: Subscriber-nya Mencapai 15 Juta, Ria Ricis Pamit dari YouTube, Ini Alasannya
Baca: Ratusan Emak-Emak Blokir Pantai Mantak Tari, Dirikan Tenda di Dua Jalan Masuk, Ini Alasannya
Pada 20 Juli 2019 lalu, mereka pun tampil di tingkat Provinsi Aceh di Banda Aceh.
Juri pun kembali memilih mereka sebagai juara dan berhak mewakili Aceh ke tingkat nasional.
"Semoga kami nantinya bisa mengharumkan nama Aceh di tingkat nasional," ujar Imelda.
Kepala SMK Negeri 3 Lhokseumawe, Irwan SPd MSi, mengaku bangga dengan prestasi yang diraih siswa-siswinya.
Menjelang keberangkatan ke Lampung, keempat penari ini terus menjalani latihan secara maksimal.(*)