Sabtu, 2 Mei 2026

Pemkab Aceh Besar Letakkan Batu Pertama Ruang Terbuka Publik di Meunasah Papreun

Bupati Aceh Besar, Ir Mawardi Ali yang diwakili Plh Sekdakab Aceh Besar, Abdullah SSos MSi melakukan peletakan batu pertama Ruang Terbuka Publik....

Tayang:
Penulis: Jalimin | Editor: Jalimin
HUMAS PEMKAB ACEH BESAR
Pelaksana Harian Sekdakab Aceh Besar, Abdullah SSos meletakkan batu pertama pembangunan Ruang Terbuka Publik (RTP) Program Kotaku Aceh Besar hasil Kolaborasi Bank BRI di Gampong Meunasah Papeun, Kecamatan Krueng Barona Jaya, Kamis (1/8/2019). 

Pemkab Aceh Besar Letakkan Batu Pertama Ruang Terbuka Publik di Meunasah Papreun

Laporan Jalimin | Aceh Besar 

SERAMBINEWS.COM, KOTA JANTHO - Bupati Aceh Besar, Ir Mawardi Ali yang diwakili Plh Sekdakab Aceh Besar, Abdullah SSos MSi melakukan peletakan batu pertama Ruang Terbuka Publik (RTP) di Gampong Meunasah Papeun, Kecamatan Krueng Barona Jaya, Aceh Besar, Kamis (1/8/2019).

Bupati Aceh Besar, Ir Mawardi Ali dalam sambutan tertulis yang di bacakan Abdullah SSos menyampaikan, Pemkab Aceh Besar menyambut baik dengan adanya pembangunan Ruang Terbuka Publik di Gampong Meunasah Pepeun yang dibangun di belakang meunasah gampong.

Program Ruang Terbuka Publik merupakan hasil kolaborasi antara Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) melalui pemerintah daerah bersama Bank Rakyat Indonesia dengan pendanaan CSR.

Regu Tenis Aceh Siap Berlaga di Pra PON, Ini Profil Para Atletnya

Kapolresta Serahkan 50 Bibit Pohon untuk Ditanami di Lamteuba Aceh Besar

Ghazali Abbas Adan Nyatakan Sampai Kiamat Pusat takkan Terima Bendera Aceh Mirip Bendera GAM

Katanya, perjalanan proses kolaborasi yang sudah mulai berjalan sejak awal 2018 dimana dengan keterbatasan anggaran yang dimiliki oleh Kabupaten Aceh Besar dengan luasan yang dimiliki dan benar-benar luas, tidak mampu menampung semua permasalahan yang ada disetiap kecamatan.

Kolaborasi yang sudah berjalan ini, harapannya dapat memberikan solusi dalam penyelesain masalah yang ada, terutama permasalahan permukiman khusunya yang masuk dalam 7 indikator dengan 19 parameter kumuh yang ada.

"Kami mengharapkan kepada masyarakat Krueng Barona Jaya, agar selalu mendukung terhadap pembangunan ini. Sehingga selalu bersinergi dan saling bekerja sama dari berbagai pihak. Sesuai dengan apa yang diinginkan oleh Bapak Presiden, pembangunan Ruang Terbuka Publik ini sangat bagus untuk tempat berkumpulnya masyarakat guna melakukan kegiatan yang positif," ucap Abdullah.

Sesuai dengan prinsip Program, bahwa Pemda Sebagai Nahkoda akan terus berupaya menyelesaikan segala permasalahan yang ada, dimana sebelumnya juga melakukan pertemuan serah terima bidang persampahan, namun hari ini pembangunan infrastruktur berupa ruang terbuka publik, Ini semua tidak akan terwujud tanpa peran dari semua pihak, kerja keras tim, hingga pelaksanaan ini dapat berjalan.

Pembangunan RPT ini merupakan bukti nyata bahwa keterpaduan lintas sector dan multi aktor sudah mulai berjalan, pelibatan dunia usaha semakin nyata dan jelas dalam penyelesaian masalah permukiman yang ada, terutama diwilayah dampingan program Kota Tanpa Kumuh.

Berkat komitmen dan kerja sama semua pihak, dan keterpaduan tersebut haruslah dapat lebih maksimal lagi dapat dilaksanakan, agar apa yang ingin kita capai bisa terwujud, menjadikan kabupaten Aceh Besar bebas kumuh.

Oknum Perawat di Puskesmas Digerebek Polisi saat Pakai Sabu-sabu, Juga Ditemukan Biji-biji Ganja

Warga Diimbau Kurangi Aktivitas di Sungai, Karena Buaya Agresif di Malam Hari

"Saya berharap setelah selesai pembangunan Ruang terbuka Publik ini, bisa dijaga dan dirawat bersama oleh semua masyarakat. Agar gampong meunasah papeun ini benar-benar bisa menjadi gampong etalase program," harap Asisten I Abdullah.

Sementara itu, Asisten Kota Mandiri Program Kota Tanpa Kumuh Kabupaten Aceh Besar, Maya Keumala Dewi menyampaikan, pembangunan Ruang Terbuka Publik (RTP) ini hasil kolaborasi antara Program Kota Tanpa Kumuh melalui Pemerintah daerah bersama Bank Rakyat Indonesia yang merupakan pendanaan CSR, dimana RTP ini pembangunan ruang terbuka tersebut diperuntukkan buat seluruh masyarakat.

Kehadiran pembangunan RTP ini nantinya bisa merubah wajah gampong menjadi lebih tertata, dan menjadi pemicu perubahan masyarakat, lebih happy ada ruang buat berkumpul dan bermain bagi anak-anak hingga hunian pun menjadi lebih sehat.

Ia selaku asisten Kota mandiri program kotaku juga ingin mengucapkan ribuan terima kasih kepada semua pihak yang sudah sangat luar biasa memberikan dukungan kepada program kota tanpa kumuh yang masuk dalam wilayah pencegahan, tanpa adanya bantuan dana Infrastruktur bersumber APBN bisa terus berkembang dan bernafas dimana kolaborasi sebagai denyut nadi program.

"Taman RTP ini tidak hanya diperuntukkan bagi warga Krueng Barona Jaya saja, namun untuk seluruh Masyarakat yang ada di dalam maupun di luar kabupaten Aceh Basar. Sesuai dengan lokasi pembangunannya di pinggir jalan juga pinggir Kota Madya Banda Aceh," katanya

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved