Breaking News:

Uqubat Cambuk

Darwati Merintih saat Dicambuk Algojo

Tiga terpidana khalwat atau mesum, dicambuk oleh algojo dari Kejaksan Negeri Bireuen, di halaman Masjid Agung Sultan Jeumpa, Bireuen.

Serambinews.com
Terpidana khalwat atau mesum, bersiap untuk dicambuk oleh algojo dari Kejaksan Negeri Bireuen, di depan Masjid Agung Sultan Jeumpa, Bireuen, Jumat (2/8/2019). 

Baru empat kali cambuk, Darwati merintih kesakitan.

Laporan Ferizal Hasan | Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Tiga terpidana khalwat atau mesum, dicambuk oleh algojo dari Kejaksan Negeri Bireuen, di halaman Masjid Agung Sultan Jeumpa, Bireuen, Aceh, Jumat (2/8/2019).

Mereka yang dicambuk adalah Iskandar (24) warga Kecamatan Gandapura, Bireuen dan Darwati (32), warga Kecamatan Muara Batu, Aceh Utara. 

Keduanya ditangkap  warga pada 2 Juni 2019 pukul 23.00 WIB, di kebun kawasan salah satu desa di Kecamatan Gandapura, karena keduanya diduga melakukan mesum.

Seorang terpidana lagi, Yusnaini (33), warga Kecamatan Peudada, Bireuen. 

Ia dilaporkan oleh suami selingkuhannya, karena diduga telah berbuat mesum dengan istri orang lain di sebuah wisma di Kota Bireuen. 

Perbuatan mereka dilakukan sejak tahun 2012 hingga 2016 di salah satu wisma di Bireuen. 

Sedangkan pasangan mesum Yusnaini yang merupakan istri orang lain, bebas dari tuduhan mesum. Namun kasusnya saat ini masih dalam upaya kasasi. 

Ketiga terpidana mesum itu masing-masing dicambuk delapan kali, di hadapan ratusan warga yang menyaksikan aqubat cambuk tersebut.

Pertama, Iskandar yang dicambuk delapan kali.

Kemudian giliran Darwati yang dicambuk. Namun baru empat kali cambuk, Darwati merintih kesakitan, sehingga harus ditunda sesaat dan diperiksa kesehatannya oleh tim medis.

Baca: VIDEO - Sebelas Pelaku Mesum Jalani Hukuman Cambuk di Banda Aceh

Baca: VIDEO - Tiga Terpidana Perkara Zina Dicambuk 300 Kali di Lhokseumawe

Baca: VIDEO - Eksekusi Cambuk Terhadap 23 Terpidana Maisir hingga Pemerkosaan, Satu Diantaranya Tumbang

Baca: Satu Remaja Pria dan Dua Wanita Muda akan Dicambuk Masing-masing 100 Kali, Ini Lokasi Eksekusinya

Setelah itu, dilanjutkan dengan mencambuk Yusnaini sebanyak delapan kali. 

Usai giliran Yusnaini, petugas dan algojo kembali membawa Darwati ke atas panggung dan algojo kembali mencambuk empat kali lagi yang sebelumnya tertunda.

Bupati Bireuen yang diwakili Asisten III, Dailami, mengharapkan dengan adanya hukuman cambuk, dapat menjadi pelajaran bagi semua warga untuk tidak melakukan pelanggaran syariat Islam.(*)

Baca: Melanggar Disiplin Berat, PNS Pidie Terancam Dipecat, Ini Jumlahnya

Baca: Persiraja Bobol 0-1 Lawan Babel United di Babak Pertama, Kedua Tim Saling Menyerang

Baca: VIRAL - Pria Gagal Perkosa Lisa Kenalannya di Sosmed, Setelah Diinterogasi Ternyata Sama-sama Lelaki

Penulis: Ferizal Hasan
Editor: Taufik Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved