Breaking News:

Invest in Aceh

Pemerintah Daerah di Aceh Harus Mampu Ubah Mindset Masyarakat Sehingga Welcome dengan Investor

Pemerintah daerah di Aceh harus mampu mengubah mindset atau cara berfikir masyarakat untuk menerima kehadiran investor di Aceh.

Pemerintah Daerah di Aceh Harus Mampu Ubah Mindset Masyarakat Sehingga Welcome dengan Investor
ist
Teuku Taufiqulhadi, Anggota DPR-RI Dapil Jawa Timur, yang berdarah Aceh.

Pemerintah Daerah di Aceh Harus Mampu Ubah Mindset Masyarakat Sehingga Wellcome dengan Investor

Laporan Fikar W Eda | Jakarta

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah daerah di Aceh harus mampu mengubah mindset atau cara berfikir masyarakat untuk menerima kehadiran investor di Aceh.

 "Mindset masyarakat harus diubah, sehingga wellcome dengan kehadiran para investor ke Aceh," kata anggota DPR RI berdarah Aceh, T Taufiqulhadi di Jakarta, Selasa (6/8/2019).

Politisi Partai NasDem dari daerah pemilihan Jawa Timur ini mencontohkan, di Bogor banyak sekali usaha peternakan ayam dan ikut dijaga oleh masyarakat sekitar peternakan. Kandang tersebut bersih dan tidak berbau busuk.

 "Sebaliknya, dulu di Banda Aceh ada usaha peternakan ayam, yang kemudian diusir oleh warga karena menebarkan aroma tak sedap dan mengundang banyak lalat. Warga marah, dan menyetop usaha tersebut," kata Taufiqulhadi.

 Menurut Taufiqulhadi, seharusnya usaha peternakan itu tidak perlu diusir atau distop, tapi bagaimana agar kandang tersebut bersih, tidak berbau dan tidak mengundang lalat.

 

Even Catur International Sebagai Ajang Persiapan Unsyiah Menghadapi Pomnas di Jakarta

Meriahkan HUT Ke-74 RI, Warga Kecamatan Mesjid Raya Gelar Pawai Karnaval

Terkait Penyidikan Kasus Pembakaran Rumah Wartawan, Polisi Aceh Tenggara Masih Periksa Asnawi

 "Di sinilah peran pemerintah daerah, agar investor bidang peternakan ayam menjaga kebersihan kandangnya, dan masyarakat mengingatkan itu kepada pemerintah, bukan malah mengusirnya," ujar Taufiqulhadi mencontohkan tentang perlunya perubahan mindset atau cara memandang suatu masalah.

 "Masyarakat diajak untuk merasa memiliki terhadap kegiatan investasi di Aceh, darimana pun datang investasi itu. Sebab salah satu faktor penggerak ekonomi adalah adanya investasi," kata Taufiqulhadi.

 Sebagai anggota parlemen di Senayan, Taufiqulhadi mengatakan akan mendorong maksimal apapun rencana masyarakat terkait dengan hadirnya investasi di Aceh.

 "Tapai kalau kita menganggap perusahaan yang datang adalah milik orang lain dan harus diusir, maka kitabakan sulit maju. Seharusnya kita berfikir, meski bukan punya sendiri tapi sudah berusaha di Aceh itu harus dilindungi. Inilah yang perlu kita ubah," tutupnya.(*)

Di Lhokseumawe, Ganti E-KTP Hilang atau Rusak Wajib Bayar Denda

Unjuk Rasa, LSM Masyarakat Sengsara Hidup, Desak Bupati Aceh Singkil Bagikan Lahan

Pria Aceh Selatan Ditemukan Setengah Sadar di Jalan Lingkar PT Timbang Langsa, Ini Identitasnya

 
 

Penulis: Fikar W Eda
Editor: Jalimin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved