Berita Bener Meriah

Dokter Wein Kusumadana Mimija, Anggota DPRK Bener Meriah Termuda, Ini Profilnya

Buah jatuh tidak jauh dari pohonnya, adalah merupakan suatu pribahasa yang kerab kita dengar. Pribahasa tersebut menunjukan perilaku seorang anak....

Dokter Wein Kusumadana Mimija, Anggota DPRK Bener Meriah Termuda, Ini Profilnya
For Serambinews.com
Anggota DPRK Bener Meriah termuda, dr Wein Kusumadan Mimija bersama pemegang rekor anggota DPRK Bener Meriah terlama, Sharmija, yang juga ayahnya, saat pelantikan dan pengambilan sumpah dewan terpilih, di ruang sidang DPRK setempat, Senin (26/8/2019). 

Dokter Wein Kusumadana Mimija, Anggota DPRK Bener Meriah Termuda

Laporan Muslim Arsani | Bener Meriah

SERAMBINEWS. COM, REDELONG - Buah jatuh tidak jauh dari pohonnya, adalah merupakan suatu pribahasa yang kerab kita dengar. Pribahasa tersebut menunjukan perilaku seorang anak tidak jauh perbedaan dengan ayahnya, entah itu dari sisi baiknya maupun buruknya. Bahkan juga bisa jadi dari  sisi karirnya.

Hal tersebut, pantas disematkan kepada salah satu anggota DPRK Bener Meriah periode 2019 - 2024 terpilih,  dr Wein Kusumandana Mimija, pria yang lahir pada 27 Mei 1992 dan maju dari daerah pilihan (Dapil ) III Kabupaten Bener Meriah yang meliputi Kecamatan Bandar, Bener Kelipah, Permata, Mesidah, dan Syiah Utama.

Pasalnya kendati dia lulusan kedokteran di Universitas Sumatera Utara ( USU ) dengan raihan Indeks Prestasi Kumulatif  ( IPK ) 3,4 namun dia lebih memilih jejak ayahnya menjadi politisi.

Pilihan dan langkah yang dia tempuh juga tidak sia-sia,  pasalnya meski    persaingan kontestasi pemilu legislatif (pileg) yang begitu ketat dan menguras banyak pikiran, energi,  bahkan materi,  namun  dia dapat meraup suara  pribadinya mencapai 1800 lebih suara, hingga akhirnya ia melenggang menuju parlemen DPRK Bener Meriah  yang dilantik dan diambil sumpahnya pada, Senin (26/8/2019) di ruang sidang DPRK setempat.

BPBA Bantu Bangun Rumah Terbakar di Simpang Tiga Aceh Besar

Demi 571.000 Jiwa Penduduk Aceh Utara, Pemuda Geureudong Pase Stop Truk Angkut Beko

Pengungkapan Kasus 25 Kg Sabu asal Malaysia, Polisi Tetapkan Tiga DPO

Keberuntungan Alumni Universitas Sumatra Utara (USU) 2015  jurusanan kedokteran tersebut, tidak terlepas dari kerja keras serta aura dan nama besar sang ayah yang sejauh ini merupakan pemegang rekor terlama menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat  Kabupaten (DPRK ) di Bener Meriah.

Sharmiza SE adalah sosok sang ayah yang telah menjadi anggota DPRK selama 4 periode sejak  tahun 1999 hingga 2019 ini.  Satu periode di Kabupaten Aceh Tengah, kalau itu Bener Meriah masih belum menjadi Kabupaten. Dan tiga periode lagi menjadi dewan semenjak Bener Meriah resmi menjadi sebuah Kabupaten sejak tahun 2003 hingga tahun 2019 ini

Anak pertama dari empat bersaudara,  pasangan  Sharmija dan Sutarni itu, sebelum terjun ke dunia politik ini adalah merupakan  staf di RSUD Mojokerto Jawa timur,  selama satu tahun, kemudian pulang ke Bener Meriah dan bertugas di Puskesmas Blang Rakal, Kecamatan Pintu Rime Gayo, dan terakhir bertugas di Puskesmas Bandar, Kecamatan Bandar.

"Terjun dipolitik memang sudah mendarah daging, selain juga saya merasa tertantang," kata Wein kepada Serambinews.com, Senin (26/8/2019).

Ia mengatakan, pilihan menjadi politisi merupakan sebagai upaya untuk menggantikan bapaknya yang tercatat sebagai anggota DPRK Bener Meriah terlama.

"Juga sebagai pengganti bapak, selain itu juga karena ada dorongan dari simpatisan bapak, bahwa dari keluarga kami harus ada penerusnya. Setelah bapak memutuskan tidak lagi mencalonkan diri sebagai anggota dewan tahun ini," ungkapnya.

Kendati ia memilih terjun menjadi politisi, namun profesi ia sebagai dokter tetap dijalankan, walau dalam jangkauan lebih kecil.

"Saya tetap tidak meninggalkan profesi awal saya sebagai dokter, dirumah tetap saya jalankan profesi saya walau pasienya hanya keluarga saya," jelas Wein yang merupakan anggota DPRK Bener Meriah termuda ini. (*) 

Truk Terperosok di Blangsere Gayo Lues, Sopir Lakukan Sesuatu Agar tak Masuk Jurang

Pemuda 23 Tahun Rudapaksa Wanita 31 Tahun, Padahal Sudah Dianggap Anak Sendiri oleh Majikan

Ini Peran Empat Tersangka dan Tiga DPO Kasus 25 Kg Sabu, Dan Kronologis Penjemputan Sabu ke Malaysia

Penulis: Muslim Arsani
Editor: Jalimin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved