Hukum

Abdullah Puteh Lawan Sampai Titik Akhir, Banding Atas Putusan PN Jakarta Selatan

"Kita banding dan sudah kita sampaikan ke pengadilan. Putusan hakim itu tidak cermat dalam kasus ini," tukas Abdullah Puteh.

Abdullah Puteh Lawan Sampai Titik Akhir,  Banding Atas Putusan PN Jakarta Selatan
Tribunnews.com/ Gita Irawan
Mantan Gubernur Aceh, Abdullah Puteh mengajukan banding setelah divonis satu setengah tahun penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Selasa (10/9/2019) di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. 

"Kita banding dan sudah kita sampaikan ke pengadilan. Putusan hakim itu tidak cermat dalam kasus ini," tukas Abdullah Puteh.

Laporan Fikar W Eda | Jakarta

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Abdullah Puteh telah mengajukan banding terhadap putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, yang menghukum dirinya dengan pidana 1,6 tahun penjara.

"Kita banding dan sudah kita sampaikan ke pengadilan. Putusan hakim itu tidak cermat dalam  kasus ini," tukas Abdullah Puteh menjawab Serambinews.com, di Jakarta, Rabu (11/9/2019).

Mantan Gubernur Aceh yang kini terpilih sebagai Calon Anggota DPD RI dari Provinsi Aceh itu, menyatakan akan melawan putusan pengadilan tersebut sampai titik akhir. 

"Masa saya dikatakan menipu yang nilainya disebutkan Rp 350 juta. Yang benar aja," kata Abdullah Puteh enteng.

Baca: Ucapan Selamat dari Keluarga Besar Sekretariat DPRK Banda Aceh

Terkait dengan proses pelantikan dirinya sebagai senator dari Aceh, Abdullah Puteh mengatakan, kasus yang dihadapinya tidak akan menghambat pelantikan.

Sebab, menurut tata tertib DPD RI, bahwa seorang calon anggota DPD dianggap bermasalah apabila tersandung kasus hukum yang ancaman hukumannya di atas 5 tahun penjara, dan sudah memiliki kekuatan hukum tetap atau 'incraht'.

"Tidak ada persoalan dengan pelantikan Anggota DPD. Sebab persoalan ini belum memiliki kekuatan hukum tetap dan ancaman hukumannya adalah 3,8 tahun penjara," ujar Puteh.

Ia minta kepada konstituennya di Aceh tidak resah, atas persoalan hukum yang sedang dihadapinya itu. 

Halaman
123
Penulis: Fikar W Eda
Editor: Nurul Hayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved