DPRK Bireuen

Ketua dan Anggota DPRK Bireuen Minta Eksekutif Lanjutkan Pembangunan Gedung DPRK yang Telantar

Ketua dan Anggota DPRK Bireuen yang baru terpilih kecewa melihat gedung DPRK tempat mereka akan berkantor, dalam kondisi telantar.

Penulis: Ferizal Hasan | Editor: Taufik Hidayat
Serambinews.com
Ketua DPRK Bireuen, Rusyidi Mukhtar bersama belasan anggota dewan terpilih meninjau gedung DPRK baru yang terlantar, di Desa Cot Gapu, Kota Juang, Selasa (10/9/2019). 

Laporan Ferizal Hasan | Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Ketua DPRK Bireuen, Rusyidi Mukhtar dan belasan anggota dewan setempat, meninjau pembangunan gedung DPRK Bireuen yang sudah bertahun-tahun telantar di Desa Cot Gapu, Kota Juang, Selasa (10/9/2019).

Pantauan Serambinews.com, gedung baru DPRK Bireuen yang dibangun di Desa Cot Gapu, Kota Juang, di sekelilingnya ditumbuhi semak belukar.

Bangunan yang baru rampung dikerjakan sebatas tiang itu kini mulai rusak dan retak-retak. 

Padahal uang rakyat yang telah dihabiskan untuk membangun gedung dewan tersebut mencapai miliaran rupiah. 

Dengan plot anggaran hanya Rp 20 miliar dari kebutuhan Rp 100 miliar, sejak 2017 pembangunan gedung ini terhenti. 

Pemerintah Aceh dan Pemkab Bireuen tidak mengalokasikan dana untuk kelanjutan pembangunan gedung wakil rakyat itu.

Sebagaimana data yang diperoleh Serambinews.com dari Dinas Pekerjaan Umum dan Panataan Ruang (PUPR) Bireuen, selama tiga tahun yaitu 2014-2016, Pemerintah Aceh menghibahkan dana Rp 20 miliar kepada Pemkab Bireuen untuk membangun gedung DPRK itu.

Untuk fisik bangunan tahun 2014 dianggarkan Rp 3.072.998.000, tahun 2015 sebesar Rp 14.430.000.000, dan tahun 2016 Rp 429.701.000. 

Jumlahnya mencapai Rp 17.932.699.000. Sisanya sebesar Rp 2.067.301.000 dihabiskan untuk perencanaan. 

Sehingga total anggaran yang sudah dihabiskan sejak 2014 sebesar Rp 20 miliar. Namun, masih membutuhkan Rp 80 miliar lagi hingga tuntas pembangunannya.

Tahun 2017, 2018, 2019 tidak dianggarkan untuk pembangunan gedung DPRK itu, sehingga jadi telantar.

Menindaklanjuti rencana kelanjutan pembangunan gedung dewan yang terlantar itu, Ketua DPRK Bireuen, Rusyidi Mukhtar bersama belasan anggota dewan setempat, meninjau gedung dewan yang terlantar itu, Selasa (10/9/2019).

Mereka ikut didampingi Sekretaris Dinas PUPR Bireuen, Husnun dan pejabat terkait lainnya. 

"Pembangunan gedung dewan ini harus kita lanjutkan," pinta Rusyidi Mukhtar, dan anggota dewan lainnya.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved