Berita Aceh Tamiang

Ketua Forum CSR Aceh Tamiang: Kami tidak Pernah Dilibatkan

Ketua Forum CSR Aceh Tamiang Sayed Zainal mengatakan pihaknya tidak pernah dilibatkan dalam kegiatan penyaluran dana sosial.

Ketua Forum CSR Aceh Tamiang: Kami tidak Pernah Dilibatkan
SERAMBINEWS.COM/RAHMAD WIGUNA
Ketua Forum CSR Aceh Tamiang Sayed Zainal mengaku tidak pernah dilibatkan dalam pembahasan penyaluran dana CSR. 

Laporan Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang

SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG - Ketua Forum CSR Aceh Tamiang Sayed Zainal mengatakan pihaknya tidak pernah dilibatkan dalam kegiatan penyaluran dana sosial.

Hal ini sengaja disampaikan Sayed untuk menjawab kritikan yang disampaikan ADAS Institute mengenai belum berdampaknya penyaluran CSR oleh perusahaan-perusahaan di Aceh Tamiang kepada masyarakat.

"Kami tidak pernah dilibatkan. Sejauh ini beberapa perusahaan hanya memberikan laporan, itupun belum semua perusahaan," kata Sayed, Senin (16/9/2019).

Meski merasa belum cukup sebatas laporan, Sayed menilai sikap perusahaan itu patut diapresiasi karena sudah menunjukkan sikap bersedia berkoordinasi.

"Bulan November ini kami baru satu tahun. Masih banyak yang perlu diperbaiki. Makanya saya bilang laporan ini saja sudah bagus," lanjutnya.

Sepakat dengan Ketua ADAS Institute, Ardiansyah, Sayed juga meminta perusahaan dan pemerintah daerah melibatkan organisasi yang dipimpinnya terlibat dalam setiap pembahasan penyaluran CSR.

Baca: ADAS Institute Aceh Tamiang: Penyaluran Dana CSR belum Berdampak ke Masyarakat

Baca: Bergelut 20 Tahun Di CSR, Kaddhafi Dinobatkan Sebagai Pelaksana Lapangan CSR Terbaik ISDA Awards

Baca: Wabup Serahkan CSR PLN Peduli ke Gampong Lampuja

Keterlibatan Forum CSR dinilainya bisa memberikan masukan yang bertujuan alokasi penyaluran lebih terarah. Selama ini kata dia, bantuan yang disalurkan belum bersifat produktif.

"Kita kan masunya yang berdampak langsung dengan kehidupan masyarakat. Tapi kami tidak dilibatkan, sehingga masukan dari kami tidak tersampaikan," ucapnya.

Sebelumnya, Ketua ADAS Institute Aceh Tamiang, Ardiansyah menyoroti penyaluran dana Corporate Social Responbility (CSR) di Aceh Tamiang belum memberi dampak positif bagi masyarakat.

Padahal sejak tahun lalu, sejumlah perusahaan yang beroperasi di Aceh Tamiang mulai rutin menyalurkan dana sosial itu.

"Inikan menjadi pertanyaan. Sayangkan anggaran yang tidak sedikit terkesan mubazir," kata Adriansyah.

Adriansyah mengaku secara khusus sudah mengusut persoalan ini. Dia menyimpulkan belum berdampaknya anggaran ini ke masyarakat disebabkan penyaluran yang masih parsial atau berjalan sendiri-sendiri.

Adriansyah berharap Forum CSR Aceh Tamiang mampu menjembatani kesenjangan ini, sehingga masyarakat bisa lebih merasakan dampak positif atas keberadaan perusahaan di lingkungan tempat tinggal mereka.

Dia juga menyarankan Pemkab Aceh Tamiang tidak terlalu mengintervensi kebijakan-kebijakan pro rakyat yang diambil oleh Forum CSR. (*)

Penulis: Rahmad Wiguna
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved