Sabtu, 16 Mei 2026

Berita Aceh Besar

Polresta Banda Aceh Kerahkan Kendaraan Water Cannon ke Darul Imarah, Ternyata Ini Yang Dilakukan

Kepolisian Resor Kota (Polresta) Banda Aceh, menurunkan armada water cannon atau kendaraan taktis (rantis) yang selama ini lazim diperuntukkan...

Tayang:
Penulis: Misran Asri | Editor: Jalimin
SERAMBINEWS.COM/MISRAN ASRI
Polisi mengisi air bersih ke galon-galon dan timba milik warga Gampong Punie, saat proses pendistribusian ke desa tersebut, Kamis (19/9/2019). 

Polresta Banda Aceh Turunkan Kendaraan Taktis Water Cannon ke Permukiman Darul Imarah, Ternyata Ini yang Dilakukan

 

Laporan Misran Asri | Banda Aceh

 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH -  Kepolisian Resor Kota (Polresta) Banda Aceh, menurunkan armada water cannon atau kendaraan taktis (rantis) yang selama ini lazim diperuntukkan untuk menghalau demonstran yang bertindak anarkis.

Tapi,  saat mobil lapis baja, Kamis (19/9/2019) selepas shalat Ashar, diturunkan ke Punie dan Gampong Gue Gajah, Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar itu, bukan untuk menghalau massa yang anarkis, melainkan Polresta mendistribusikan air bersih untuk ribuan jiwa yang terdiri atas 704 kepala keluarga (KK) di dua desa tersebut.

 Selain armada water cannon, Polresta juga menurunkan satu mobil tangki dalam proses pendistribusian 15 ton (15.000 liter) air bersih yang diperuntukkan kepada 304 KK di Gampong Punie dan 400 KK untuk warga di Geu Gajah.

 Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto SH, melalui Kapolsek Darul Imarah, Iptu Suriya SpdI, mengatakan inisiatif penyediaan air bersih bagi 704 KK di dua gampong dalam Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar, merupakan prakarsa Kapolresta Kombes Trisno Riyanto.

Pesan Kajati Aceh di Bireuen: Laporkan Kalau Ada Oknum Kejaksaan Minta Uang atau Proyek

Jasad Dua Anggota KKB Masih Berada di Kamar Mayat RSUD Sigli, Dijaga Ketat Polisi

Disekap Selama 4 Hari Empat Malam, Ini yang Dilakukan Pria Beristri Terhadap Santriwati Aceh Utara

“Air bersih yang didistribusikan sebanyak 15 ton ini diperuntukkan bagi Gampong Punie dan Gue Gajah. Insya Allah proses pendistribusian air bersih ini akan terus dilakukan secara bertahap di sejumlah gampong lainnya di Kecamatan Darul Imarah,” kata Suriya.

Iptu Suriya mengungkapkan pendistribusian itu dilakukan setelah dirinya menerima laporan dari sejumlah petugasnya Bhabinkamtibmas yang bertugas di sejumlah gampong dalam kecamatan itu. Dari laporan itu, lanjut Suriya ribuan warga di kecamatannya mulai kesulitan mendapatkan air bersih, karena suplai air dari PDAM Tirta Mountala mulai terkendala pedistribusiannya seiring mengeringnya sumber mata air di Mata Ie.

“Sebelumnya kami bersama pak Bupati Aceh Besar, serta sejumlah pejabat dari TNI serta para pejabat Pemkab Aceh Besar menuju ke lokasi sumber mata air di Mata Ie. Betul-betul kering dan tidak ada sedikit pun air yang bisa didistribusikan,” sebutnya.

Berbekal apa yang dilihat di lokasi sumber mata air di Mata Ie yang telah mengering, ungkap Iptu Suriya, dirinya langsung melaporkan hal tersebut ke Kapolresta Trisno Riyanto.

“Atas dasar perintah Pak Kapolresta hari ini (kemarin-red) kami melakukan distribusi air untuk ribuan masyarakat di dua gampong ini. Seyogiayanya pak Kapolresta langsung yang datang kemari dan mendistribusikannya kepada masyarakat. Tapi, karena beliau ada kepertingan yang memang tidak dapat dielak, sehingga mengutuskan kami mewakili beliau kemari,” jelas Suriya.

Wakil Bupati Aceh Jaya Lepas Kafilah MTQ Menuju Pidie

6 Fakta Ayah Setubuhi Anak Kandung, Korban Hamil 5 Bulan, Pernah Dijual Rp 300.000 ke Sopir Truk

Bupati Aceh Besar Apresiasi Kehadiran Kebun Binatang Jantho, Ini Harapan Mawardi Ali

Ia menerangkan untuk pendistribusian air bersih yang dilakukan kemarin baru meliputi dua gampong di Kecamatan Darul Imarah, yakni Punie dan Gue Gajah. Rencananya, pendistribusian di hari-hari berikutnya akan dilakukan bertahap dan masih dalam Kecamatan Darul Imarah, sebutnya.

“Insya Allah, kalau tidak ada halang melintang, pendistribusian air bersih bagi masyarakat di Darul Imarah ini akan kita lanjutkan ke gampong-gampong lainnya yang memang sudah kekeringan. Tapi, belum berani kami sampaikan, karena, sejauh ini masih rencana. Tapi, Insya Allah akan kita laksanakan,” sebutnya

 Mantan Kapolsek Suka Makmur Aceh Besar ini pun menyebutkan kondisi sumber mata air di Mata Ie yang telah mengering beberapa hari minggu terakhir akibat kemarau panjang yang melanda Aceh dan Aceh Besar khususnya. Sehingga, hampir dua pekan ini ribuan warga di kecamatan itu sudah tidak memperoleh suplai air bersih dari PDAM.

Setelah Ditinggal PNA, Golkar Banda Aceh tak Dapat Fraksi

Bahkan mengeringnya sumber mata air di Mata Ie itu berdampak besar terhadap kebutuhan sehari-hari ribuan masyarakat di kecamatan Darul Imarah. “Dari keterangan yang kami terima jangankan untuk mandi dan nyuci untuk kebutuhan air minum sudah mulai susah. Sehingga tidak sedikit warga di kecamatan kami ini harus membeli air dari sejumlah usaha isi ulang,” pungkas Suriya.

Keuchik Gampong Punie, Jamaluddin mengapresiasi apa yang dilakukan pihak kepolisian, khususnya Polresta Banda Aceh. Respon cepat tersebut ungkapnya sangat membantu masyarakatnya yang sudah sangat membutuhkan air bersih.

Ia menjelaskan dalam proses pendistribusian air bersih ke ribuan jiwa 704 KK tersebut melibatkan puluhan personel Polresta dan Polsek Darul Imarah, bahkan sebutnya proses pendistribusian air bersih yang dilaksanakan di mushala Gampong Punie tersebut ikut melibatkan personel Koramil 11/Darul Imarah.

Mata Ie Tak Pernah Kering

Keuchik Gampong Punie ini juga mengungkapkan di usianya yang menjelang 50 tahun itu, sepanjang sepengetahuannya sumber mata air di Mata Ie, Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar, tidak pernah kering, meski dalam kemarau panjang sekalipun. Tapi,memasuki tahun 2018 dan tahun 2019 ini lah, ungkapnya sumber air di Mata Ie, itu sudah mulai mengering.

“Kondisi mengeringnya sumber air di Mata Ie, tentu memunculkan kekhawatiran dan semoga Allah selalu menjaga kita. Kalau bisa saya katakan, jika di mata air (Mata Ie-bahasa Aceh) sudah kering, apalagi di tempat-tempat lain,” sebutnya.

Politeknik Aceh Selatan Pasang Turbin di Air Terjun Tangga Seribu

Ia pun mengaku bersyukur dengan inisiatif pihak Polresta Banda Aceh dan Polsek Darul Imarah mendistribusikan air bersih ke 307 KK warga di gampongnya. Demikian pula halnya, ucapan yang sama juga disampaikan ke personel Koramil 11/Darul Imarah yang ikut serta turun ke Punie.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved