Bersitegang dengan Profesor, Ki Kusumo Minta DPR Libat Dirinya Bahas RKHUP Soal Kriminalisasi Santet

Dalam Pasal 260 pada draf, mengatur pidana bagi seseorang yang memiliki ilmu magis dan menggunakan ilmunya itu untuk menyakiti atau membunuh seseorang

(kolase Instagram)
Ki Kusumo minta DPR libatkan dirinya dalam RKUHP soal pasal santet 

Bersitegang dengan Profesor, Ki Kusumo Minta DPR Gandeng Dirinya Bahas RKHUP Kriminalisasi Santet

Laporan reporter Gridhot.ID, NIcolaus Ade

SERAMBINEWS.COM - Belakangan ini Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mendadak menjadi sorotan publik.

Publik menyoroti soal akan disahkannya revisi Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP).

Pasalnya, pasal-pasal perubahan dalam RUU tersebut menuai kontroversi di publik.

Beberapa pihak menilai terdapat pasal-pasal karet yang merugikan banyak pihak.

Tak hanya dari masyarakat biasa, tokoh-tokoh publik hingga selebritis pun turut menyoroti kebijakan ini.

Salah satu tokoh publik yang turut menyoroti kebijakan ini adalah ahli metafisika Ki Kusumo.

Melansir dari TribunewsBogor.com, sebagai seseorang yang ahli di bidang santet dan ilmu spiritual, Ki Kusumo pun meminta agar DPR bisa melibatkan dirinya jika ingin membahas pasal tersebut dalam RKUHP.

Diketahui sebelumnya, Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana ( RKUHP) yang tengah digodok anggota dewan rupanya juga mengatur pidana soal praktik klenik.

Baca: Tiga Kali Letusan Terdengar saat Unjuk Rasa di Kantor Gubernur Jambi, Beberapa Mahasiswa Pingsan

Baca: Begini Kronologis Pengeboran Sampai Terjadi Semburan Lumpur Bercampur Gas di Aceh Utara

Halaman
1234
Editor: Amirullah
Sumber: GridHot.id
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved