Senin, 11 Mei 2026

Berita Aceh Timur

Nelayan Aceh Timur yang Meninggal di Myanmar Ternyata Mantan Kombatan GAM

“Almarhum juga mantan Kombatan GAM. Kita mohon ada perhatian dari pemerintah kepada anak dan istrinya itu," kata Muhammad Akbar.

Tayang:
Penulis: Seni Hendri | Editor: Mursal Ismail
Serambi
Keuchik Gampong Buket Pala, Muhammad Akbar, dan keluarga menyambut jenazah Zulfadli yang diantar oleh Pemerintah Aceh melalui Dinsos Aceh, Kamis (10/10/2019) pagi. SERAMBINEWS.COM/SENI HENDRI Teks : Suasana pemakaman Zulfadli Tekong KM Troya di TPU Buket Pala, Idi Rayeuk, Aceh Timur, Kamis pagi. 

"Kita ketahui bersama, Zulfadli bersama 22 rekannya ditangkap oleh pemerintah Myanmar beberapa bulan lalu. Namun rekan-rekannya 22 orang sudah dibebaskan

Sedangkan Zulfadli harus menjalani proses hukum karena almarhum adalah nahkoda atau tekong yang dianggap bertanggung jawab," kata Alhudri saat penyambutan jenazah di Bandara SIM Blang Bintang sebelum diberangkatkan.

Keuchik Buket Pala, Muhammad Akbar, mengucapkan terimakasih kepada pihak Dinas Sosial Aceh serta Dinas Sosial Aceh Timur yang telah membantu proses pemulangan jenaza hingga ke kediaman almarhum.

“Semua kebaikan ini akan dibalas oleh Allah SWT,” ucapnya. (*)

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved