Breaking News:

Berita Aceh Tengah

Pemugaran Hotel Renggali Disorot, Buang Material ke Danau Lut Tawar

Pemugaran kembali Hotel Renggali yang berada di pinggir Danau Lut Tawar, tepatnya di kawasan Kampung One-One, Kecamatan Lut Tawar, Kabupaten Aceh ..

Penulis: Mahyadi | Editor: Jalimin
For Serambinews.com
Material bekas pemugaran Hotel Renggali, di kawasan Kampung One-One, Kecamatan Lut Tawar, Kabupaten Aceh Tengah, dibuang ke dalam danau sehingga dikhawatirkan merusak kelestarian Danau Lut Tawar. 

Pemugaran Hotel Renggali Disorot, Buang Material ke Danau Lut Tawar

Laporan Mahyadi | Aceh Tengah

SERAMBINEWS.COM, TAKENGON – Pemugaran kembali Hotel Renggali yang berada di pinggir Danau Lut Tawar, tepatnya di kawasan Kampung One-One, Kecamatan Lut Tawar, Kabupaten Aceh Tengah disorot sejumlah kalangan. Termasuk dari beberapa komunitas lingkungan.

Pasalnya, material bekas pemugaran bangunan hotel dibuang ke Danau Lut Tawar, sehingga menuai beragam sorotan. Kabar serta foto adanya material dari pembangunan Hotel Renggali yang menimbun sepadan danau dengan cepat menyebar di dunia maya. Alhasil, aktifitas penimbunan material di sepadan danau tersebut, banjir kritik.

Salah seorang penggiat peduli lingkungan, Satria Darmawan, kepada Serambinews.com, Kamis (31/10/2019) menyayangkan kecerobohan pihak rekanan pemugaran Hotel Renggali yang membuang material bekas ke dalam danau.

Kampung Hakim Bale Bujang Aceh Tengah Terbitkan Qanun Pelestarian Lingkungan Hidup, Ini 14 Larangan

Setelah Satu Jam Antre, Belasan Warga Kota Juang dan Juli Kecewa tidak Dapat Elpiji 3 Kg

Kepergok Berduaan di Ulee Lheue, Pasangan Selingkuh Dicambuk di Taman Sari

“Saat ini, kita sedang giat-giatnya menjaga danau dari kerusakan. Justru, masih ada saja yang ceroboh membuang material bekas ke dalam danau,” kata Satria Darmawan.

Tidak bisa dipungkiri, lanjut Satria Darmawan, Hotel Renggali pernah menjadi ikon pariwisata untuk Kota Takengon. Dengan adanya pemugaran tersebut, tentu bisa mendorong geliat sektor pariwisata di Aceh Tengah.

“Tapi sangat disayangkan, kalau pemugaran yang dilakukan justru mengabaikan kelestarian danau,” keluhnya.

Untuk itu, Satria Darmawan meminta kepada pihak pengelola maupun rekanan pemugaran Hotel Renggali untuk segera membersihkan material bekas yang terlanjur dibuang ke sepadan danau, agar kelestarian bisa terjaga.

“Seperti kita ketahui, hampir setiap tahun terjadi bentang Danau Lut Tawar menyusut karena adanya beragam aktifitas. Jadi, jangan diperparah lagi,” pintanya.  

Disisi lain, dia juga meminta agar Pemkab Aceh Tengah, untuk dapat segera memanggil pihak manajement Hotel Renggali agar bisa diberikan peringatan maupun sanksi. “Pemerintah juga harus mengevaluasi pemberian izin AMDAL dan IPAL, mengingat penimbunan ini, telah mencemari dan berpotensi merusak kelestarian Danau Lut Tawar,” pungkas Satria Darmawan.(*) 

Rp 145 Juta Dihabiskan Bersama Perempuan Lain, Begini Pengakuan Pembunuh Pegawai Kementerian PU

Hasil Mengemis Dipakai untuk Berjudi, Enam Terpidana Kasus Maisir di Aceh Tengah Dihukum Cambuk

KUA PPAS Bireuen Menunggu Pembahasan, Ini Estimasi Anggarannya

 

 
 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved