Luar Negeri

Kelompok Abu Sayyaf Kembali Sandera 3 Nelayan Indonesia, Minta Tebusan Rp 8 Miliar

Kelompok yang diduga sebagai Abu Sayyaf meminta tebusan hingga Rp 8 miliar setelah 3 nelayan Indonesia disandera.

Editor: Faisal Zamzami
Screengrab from The Star
Ketiga nelayan Indonesia ketika dihadapkan dalam rekaman video yang dirilis Abu Sayyaf pekan lalu. Ketiganya ditangkap September lalu, di mana Abu Sayyaf meminta tebusan Rp 8 miliar. (Screengrab from The Star) 

Para nelayan Indonesia itu diculik saat tengah melaut pada Desember tahun lalu.

"Para anggota Abu Sayyaf yang menyandera para nelayan itu melarikan diri ke Pulau Simusa di wilayah selatan Filipina pada Jumat lalu," kata juru bicara militer Letnan Kolonel Gerry Besana.

Kelompok Abu Sayyaf itu kabur sambil membawa para sanderanya.

Saat itulah, seorang nelayan bernama Heri Ardiansyah bisa diselamatkan saat para anggota Abu Sayyaf hendak kabur.

Sayangnya, seorang nelayan bernama Hariadin tenggelam dan meninggal dunia dalam peristiwa itu.

Satu sandera lain yaitu warga Malaysia bernama Jari Abdullah diselamatkan militer Filipina sehari sebelumnya.

Jari mengalami luka tembak dan saat ini sudah mendapatkan perawatan medis di rumah sakit militer.

"Pulau itu sudah kami blokade selama 41 hari. Para penculik itu mungkin berpikir bisa lolos dari pengawasan kami dengan cara berenang," kata Besana.

Dalam operasi tersebut, lanjut Besana, setidaknya tujuh orang anggota Abu Sayyaf tewas.

Militer Filipina mendapatkan informasi soal lokasi para sandera itu pada akhir Februari.

Saat akan memblokade pulau, militer meminta warga yang jumlahnya sedikit untuk pindah.

Abu Sayyaf adalah kelompok militan yang berbasis di wilayah selatan Filipina yang kerap terlibat pengeboman dan penculikan untuk mendapatkan uang tebusan sejak 1990-an.

Dalam beberapa tahun terakhir, kelompok ini juga mengincar kapal kargo, kapal tunda, hingga kapal nelayan di perairan yang kurang ketat pengawasannya di perbatsan Malaysia dan Indonesia.

"Saat ini warga Belanda Ewald Horn yang diculik 2012, seorang pelaut Vietnam, dan empat Filipina masih disandera Abu Sayyaf," ujar Besana.

 

Oknum Karyawan Pabrik Kelapa Sawit Ini Ditangkap Polisi, Ini Penyebabnya

Abdullah Puteh Harap Pemerintah Aceh Transparan soal Anggaran, Rakyat Berhak Kritisi Jika tak Tepat

Nyaris Seratus Berkas Pelamar CPNS di Lhokseumawe Dinyatakan tak Memenuhi Syarat, Ini Penyebabnya

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Sandera 3 Nelayan Indonesia, Kelompok Abu Sayyaf Minta Tebusan Rp 8 Miliar"

Penulis : Ardi Priyatno Utomo

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved