Jumat, 12 Juni 2026

Jurnalisme warga

Kisah Parang Sikureung  dan Inspirasi Kehidupan

PENAMAAN suatu daerah biasanya diawali dengan berbagai cerita rakyat yang terkadang tidak terekam dalam sejarah

Tayang:
Editor: bakri
IST
CHAIRUL BARIAH, S.E., Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Almuslim, Matangglumpang Dua, Peusangan, Bireuen, melaporkan dari Peusangan 

Saya juga sempat berbincang dengan Imum Gampong, Tgk Khairul yang membawa kami untuk melihat lokasi rencana pembangunan balai pengajian. Ia juga menunjukkan kepada kami waduk yang berpotensi untuk dikembangkan sebagai tempat wisata islami dengan harapan ada pendapatan untuk kas gampong dan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat sekitarnya.  Saat asyik berbincang tiba-tiba saya dikagetkan oleh segerombolan lembu dan kambing yang nyaris menabrak saya. Mereka langsung mendekati waduk dan dengan sigap penggembala memberi minum ternaknya, lalu menggiringnya tanpa perlawanan mamasuki hutan untuk mencari makanan. Alam dan manusia di desa ini masih menyatu. Suara gemercik air pun turut  menemani perbincangan kami di tengah hijaunya rerumputan.

Pemerintah Kabupaten Bireuen juga telah menetapkan  Parang Sikureung sebagai gampong Keluarga Berencana (KB), bukan karena penduduknya banyak, tetapi justru karena masuk dalam kriteria desa tertinggal. Selain itu, pemahaman warganya tentang KB juga rendah, tempat pelayanan KB jauh, dan perekonomian masyarakat rendah,  sebagaimana disampaikan Safwandi, anggota Tim Penyuluh KB BKKBN Kabupaten Bireuen. Program ini awalnya dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo pada 14 Januari 2016.

Manfaat adanya gampong KB adalah membangun masyarakat berbasis keluarga, menyejahterakan masyarakat, dan memenuhi kebutuhan masyarakat melalui pelaksanaan integrasi program lintas sektor sesuai dengan kebutuhan seperti penyuluhan tentang KB oleh BKKBN, narkoba oleh BNN, administrasi kependudukan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatn Cipil, serta penyuluhan kesehatan oleh Puskesmas Kecamatan Kutablang.

Secara keseluruhan, tujuan penetapan Gampong KB Parang Sikureung adalah pengembangan sumber daya manusia (SDM) masyarakat gampong, terutama  pembangunan keluarga, sebagaimana tertuang dalam delapan fungsi keluarga, yaitu: agama, sosial budaya, cinta kasih,  perlindungan, reproduksi, sosialisasi dan pendidikan, ekonomi, dan pembinaan lingkungan sehingga diharapkan jika keluarga telah menerapkan delapan fungsi ini maka anak-anak akan tumbuh menjadi pribadi yang baik dan memiliki karakater yang baik pula, serta mampu membawa Gampong Parang Sikureung berdiri sejajar dengan gampong maju lainnya.

Dalam kehidupan sehari-hari kisah Parang Sikureung dapat kita jadikan inspirasi bahwa  jika ada kemauan pasti ada jalan. Hanya memulainya saja yang sulit, tapi setelah itu menjadi terbiasa. Bak kata pepatah: lancar kaji karena diulang, lancar jalan karena ditempuh. 

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
2 - 0
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
2 - 1
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved