Berita Aceh Singkil
Berkelana ke Hutan Liar Rawa Singkil Bersama Sang Pemanggil Orangutan
di Rawa Singkil juga bisa menikmati bunga endemik vanda hookeriana, kawanan monyet, gepak burung rangkong serta buaya berukuran besar
Penulis: Dede Rosadi | Editor: Muhammad Hadi
Laporan Dede Rosadi | Aceh Singkil
SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Sejak lahir Mustafa nama pria berbadan tegap itu, memiliki keterbatasan.
Berkomunikasi hanya menggunakan kedua tangan sebagai isyarat.
Namun tiba-tiba mulutnya menguam keras, ketika melihat sarang orangutan.
Telunjuknya menempel di mulut pertanda harus diam.
Sejurus kemudian kedua tangganya isyaratkan gerak gerik orangutan.
Memberitahu wilayah itu merupakan kawasan orangutan.
Auman tersebut untuk memanggil orangutan.
Walau di alam liar, Mustafa menganggap mawas sebutan orangutan bagi warga lokal sebagai sahabat.
Lantaran itulah Mustafa, dikenal memiliki keahlian memanggil orangutan.
• Kapal Hantu Terdampar di Pantai, Ditemukan 5 Mayat dan 2 Kepala Manusia
Siang itu, Selasa (31/12/2019) Mustafa menjadi kapten perahu dalam petualangan ke Lae Terup, hutan Rawa Singkil, Aceh Singkil.
Di bagian depan duduk Dragon yang merupakan kakak Mustafa. Dia bertugas memberitahu ketika ada kayu terapung agar tak tertabrak perahu.
Sementara Serambinews.com, duduk di bagian tengah perahu.
Mustafa dan Dragon merupakan penduduk Rantau Gedang, yang berbatasan dengan hutan Rawa Singkil.
Kami berkelana menelusuri liku-liku anak sungai Lae Terup di hutan Rawa Singkil.
• VIDEO VIRAL - Detik-detik Motor Wanita Dirampas 2 Pria, Tak Berdaya Melawan, Ini Kesaksian Perekam
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/bakar-ikan-lele-segar-yang-ditangkap-warga-di-rawa-singkil.jpg)