Berita Aceh Singkil
Berkelana ke Hutan Liar Rawa Singkil Bersama Sang Pemanggil Orangutan
di Rawa Singkil juga bisa menikmati bunga endemik vanda hookeriana, kawanan monyet, gepak burung rangkong serta buaya berukuran besar
Penulis: Dede Rosadi | Editor: Muhammad Hadi
Hanya saja kami harus bergegas kembali ke kampung, sebab tidak bawa bekal sampai sore.
Gagal bertemu orangutan sumatera (pongo abelii), tidak lantas membuat kecewa.
• DPP PDA: MUI tak Punya Hak Intervensi Kekhususan Syariat Islam di Aceh
Sebab di Rawa Singkil, bisa menikmati bunga endemik vanda hookeriana, kawanan monyet, gepak burung rangkong serta buaya berukuran besar.
Bukan itu saja, lelah berkeliling, kami singgah di Lawah Bacang, tempat pondok pencari lele.
Di sana kami menikmati lele bakar bersama nasi bekal.
Perut terasa kenyang jangan beranjak dulu. Ceburkan raga ke sungai yang ada di bawah pondok.
Hawa sejuk serta gigitan ikan kecil memberikan nuansa berbeda.
• 54 Pesonel Polres Aceh Jaya Naik Pangkat, Ini Pesan Kapolres
Berkelana ke belantara Rawa Singkil, dengan tujuan Lae Terup, bisa dilakukan pulang pergi.
Asalkan berangkat pagi-pagi.
Dari Singkil, ibu kota Kabupaten Aceh Singkil, ke Lae Terup bisa ditempuh menggunakan jalan darat sekitar 10 menit ke Rantau Gedang.
Sampai di Rantau Gedang, naik perahu yang disewakan Mustafa serta warga lokal lainnya sekitar sejam.
Selanjutnya silahkan nikmati petulangan.
Ingat jangan lupa bawa perbekalan!(*)
• Warga Berebutan Ikan Teri Terdampar di Pantai Laweung Pidie, Jumlahnya Hingga 1,5 Ton
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/bakar-ikan-lele-segar-yang-ditangkap-warga-di-rawa-singkil.jpg)