Breaking News:

Berita Aceh Barat

Polisi Siaga di RSUD CUT Nyak Dhien Meulaboh, Terkait Pemutusan Kontrak Ratusan THL

Sementara sepanjang siang hingga sore belum ada aksi-aksi brutal terkait pemberhentian ratusan THL di rumah sakit tersebut.

SERAMBI/SA’DUL BAHRI
Aparat keamanan terlihat siaga di depan RSUD Cut Nyak Dhien Meulaboh, Kamis (2/1/2020), terkait pemutusan kontrak ratusan THL di rumah sakit tersebut. 

Laporan Sa’dul Bahri | Aceh Barat

SERAMBINEWS.COM, MEULABOH – Setelah pemutusan tenaga harian lepas di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), Cut Nyak Dhien Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat membuat pihak rumah sakit semakin waspada jika sewaktu-waktu aka nada hal-hal yang tidak diinginkan.

Sehingga puluhan polisi pada, Kamis (2/1/2019) terlihat berjaga-jaga di depan bagian UGD, yang sebagian berpakaian lengkap dan sebagian lainnya mengunakan baju preman.

Sementara sepanjang siang hingga sore belum ada aksi-aksi brutal terkait pemberhentian ratusan THL di rumah sakit tersebut.

Sedangkan aktivitas terlihat berjalan seperti biasanya.

Sedangkan sebagian THL yang menerima surat pemberhentian tersebut terlihat sedih, sedangkan sebagian lainnya mengaku biasa-biasa saja, bahkan ada sebagian lainnya bersyukur telah diputuskan kontrak pada hari itu.

Ketua DPRK Bireuen: Jerih Tenaga Kontrak dan Honorer akan Diusulkan pada APBK Perubahan 2020

RSUD Meulaboh Turun Kelas Jadi Tipe C, Kurangi Honorer Hingga 30 Persen

Nurdin Pasien Miskin yang Lumpuh Dirawat di ICU RSUD Meulaboh, Butuh Transfusi Darah

Sebagian lainnya mengaku terkejut, saat masuk kerja mereka disodorkan surat pemberhentian kerja, dan dengan surat itu mereka langsung keluar ruangan dengan kondisi sedih antara percaya dan tidak.

Namun kenyataan pahit akibat kehilangan pekerjaan harus mereka terima, karena pihak rumah sakit punya keterbatasan, baik masalah keuangan dan persoalan lainnya yang menyebabkan sebagian dari THL itu harus diberhentikan pada akhir Desember 2019.

“Kita hanya melakukan pengamanan saja, atas pemintaan pihak pihak rumah sakit untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, dengan jumlah personel yang dilibatkan mencapai 70 orang lebih, baik yang mengunakan pakaian lengkap dan baju biasa,” jelas Kapolres Aceh Barat AKBP Andrianto Argamuda melalui Kabag Ops Kompol M Masril kepada Serambi, Kamis (2/1/2020).

Disebutkan, pihaknya tetap sianga sesuai dengan kondisi dilapangan, dengan terus mengawasinya, namun pada hari itu keadaan berlangsung kondusif dan aman. (*)

Penulis: Sa'dul Bahri
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved