Berita Aceh Selatan
TKI Asal Aceh Selatan Meninggal Dunia di Malaysia
Informasi meninggalnya M. Disal diperoleh melalui anggota DPD RI asal Aceh, H Sudirman atau yang lebih akrab disapa Haji Uma.
Penulis: Muhammad Nasir | Editor: Yusmadi
Muhammad Nasir | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - M Disal (38), tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Jambo Keupok, Kecamatan Kota Bahagia, Aceh Selatan meninggal dunia, Minggu (19/1/2020) pukul 13:00 WIB di kampung Tuk Aminudin, Dengkil, Malaysia.
Sebelumnya almarhum dikabarkan sakit parah di Malaysia.
Informasi meninggalnya M. Disal diperoleh melalui anggota DPD RI asal Aceh, H Sudirman atau yang lebih akrab disapa Haji Uma.
M Disal selama ini menderita penyakit komplikasi jantung, ginjal, paru dan diabetes melitus.
Katanya, hampir setiap hari M Disal mengeluh sakit pada bagian pinggang
Saat ini jenazah M Disal dalam pengurusan untuk pemulangan.
Pengurusan dibantu oleh Fitri Handayani Relawan NKRI Malaysia bersama pihak KBRI Malaysia dan persatuan masyarakat Aceh di Malaysia
Rencananya jenazah M Disal akan diterbangkan besok Selasa (21/1/2020) ke kampung halaman melalui melalui Bandara Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara.
• Besok, DPRK Banda Aceh akan Uji Kelayakan Calon Sekwan
• Kasus Pembacokan Nenek Kandung di Labuhanhaji, Diselesaikan Secara Kekeluargaan
• Plt Kadis PUPR Aceh Timur Janji Perbaiki Dua Jembatan Rusak di Pedalaman Peureulak Tahun Ini
"Dari kemarin kita terus berkomunikasi dengan Fitri Handayani relawan NKRI di Malaysia, jika tidak ada halangan jenazah M Disal akan diterbangkan besok (Selasa) melalui Kualanamu airport dan akan tiba dirumah duka pada malam hari," ungkap Haji Uma.
Padahal, kata Haji Uma, seminggu terakhir sebelum M Disal menghadap sang khaliq, Haji Uma bersama Bupati Aceh Selatan yang dibantu Fitri Handayani Relawan NKRI di Malaysia sedang mengupayakan pemulangan M Disal ke Aceh untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut di RSUZA Banda Aceh
“Namun Allah SWT berkata lain, M Disal kini telah dipanggil lebih cepat untuk menghadapnya,” ujarnya.
Sementara untuk penjemputan jenazah ke Bandara Kualanamu nanti sepenuhnya ditanggung oleh Pemkab Aceh Selatan yang dikordinir langsung oleh Sekda setempat. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/proses-fardhu-kifayah-m-disal.jpg)