Kamis, 23 April 2026

Berita Pidie

Nelayan Pidie Hilang di Laut Ditemukan Meninggal, Jasad Korban Terdampar di Pantai 

"Jasad korban ditemukan warga yang terdampar di bibir di Gampong Benteng," kata Ketua SAR Pidie, Heri Saputra, didampingi Op Satgas SAR Pidie.

Penulis: Muhammad Nazar | Editor: Nurul Hayati
Serambinews.com/HO/Serambinews.co/HO
EVAKUASI KORBAN : Tim SAR bersama TNI, polisi dan warga mengevakuasi jasad Muhammad Irfan yang ditemukan terdampar di tepi pantai Gampong Benteng, Kecamatan Kota Sigli, Pidie, Senin (5/1/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Muhammad Irfan (23) ditemukan meninggal di pantai Gampong Benteng, Kota Sigli, Pidie, Senin (5/1/2026).
  • Korban hanyut terseret ombak setelah terjatuh dari boat dompeng di Kuala Gigieng, Simpang Tiga, Minggu (4/1/2026).
  • Saat kejadian, Irfan bersama dua rekannya sedang mencari ikan. Boat mereka kandas dan oleng akibat ombak, hingga Irfan terjatuh ke laut.
  • Upaya penyelamatan oleh kedua rekannya gagal.
  • Jasad Irfan ditemukan warga terdampar di bibir pantai bersama sampah laut, lalu dievakuasi tim.

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Muhammad Nazar I Pidie

SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Jasad Muhammad Irfan (23) ditemukan meninggal di bibir pantai Gampong Benteng, Kecamatan Kota Sigli, Pidie, Senin (5/1/2026), sekitar pukul 15.28 WIB. 

Tubuh korban hanyut terseret ombak laut, setelah terjatuh dari boat dompeng di Kuala Gigieng, Kecamatan Simpang Tiga, Pidie, Minggu (4/1/2026) sekira pukul 15.27 WIB. 

Muhammad Irfan terjatuh ke laut saat duduk di atas boat bersama dua rekannya Alkindi (23) dan M Maliki (22), ketika hendak mencari ikan di laut. 

Korban bersama dua temannya tercatat warga Gampong Gong, Kecamatan Simpang Tiga, Pidie.

"Jasad korban ditemukan warga yang terdampar di bibir di Gampong Benteng," kata Ketua SAR Pidie, Heri Saputra, didampingi Op Satgas SAR Pidie,Muhammad Rizal, kepada Serambinews.com, Senin (5/1/2026).

Kata Heri, jasad Muhammad Irfan awalnya ditemukan warga tergeletak di bibir pantai.

Tubuh korban terdampar bersama sampah di tepi laut. 

Jasad korban dievakuasi Tim SAR, polisi, TNI dan warga ke dalam ambulans untuk dibawa ke RSUD Tgk Chik Di Tiro Sigli untuk divisum.

"Setelah divisum jasad korban langsung dibawa ke rumah duka untuk dilakukan fardhu kifayah," jelasnya.

Baca juga: Hari Ke-3 Pencarian Korban Terkaman Buaya di Sungai Peunaron Aceh Timur, Diperluas Hingga 2 KM

Kronologis Kejadian

Ia mengungkapkan, berdasarkan laporan keuchik, kronologis kejadian berawal korban terseret ombak laut, yang bermula saat Muhammad Irfan bersama dua rekannya mencari ikan di laut Gigieng, Kecamatan Simpang Tiga, Minggu (4/1/2026). 

Korban mencari ikan di laut menggunakan boat dompeng bersama temannya Alkindi dan M Maliki.

Namun, saat memasuki Kuala Gigieng, entah bagaimana tiba-tiba boat yang ditumpangi kandas.

Boat itu oleng akibat dihantam ombak.

Nahas, Muhammad Irfan yang duduk di atas boat terjatuh ke dalam air.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved