Kesehatan

Jangan Buang Kulit Bawang Merah, Khasiatnya Bisa Sembuhkan Penyakit Ini

Namun, dalam penggunaannya kamu pasti sering membuang kulit dari bawang merah ini sebelum menambahkannya ke masakan.

Editor: Nur Nihayati
Doc. Muslahuddin Daud
ILUSTRASI - Penggagas sekaligus pemilik PBPT, Muslahuddin Daud memperlihatkan bawang merah yang baru di panen beberapa waktu lalu. 

Namun, dalam penggunaannya kamu pasti sering membuang kulit dari bawang merah ini sebelum menambahkannya ke masakan.

SERAMBINEWS.COM - Bawang merah menjadi salah satu bumbu wajib kebanyakkan orang ketika memasak.

Selain mudah di dapat, bawang merah juga punya rasa unik yang bisa menambah kenikmatan masakanmu.

Namun, dalam penggunaannya kamu pasti sering membuang kulit dari bawang merah ini sebelum menambahkannya ke masakan.

Nah, sebaiknya mulai sekarang jangan lagi membuang kulit bawang merah, ya.

SBY Sebut Pembentukan Pansus Jiwasraya untuk Menjatuhkan Tiga Tokoh, Siapa Saja Mereka?

Jurnalis Aceh Bentuk Forum Peduli Anak

Sumarni Berdoa Anaknya Segera Pulang

Karena ternyata, kulit bawang merah memiliki manfaat luar biasa, lo.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kulit bawang merah tinggi antioksidan, bahkan lebih dari bawang itu sendiri.

Ini secara signifikan meningkatkan kesehatan secara keseluruhan.

Lapisan luarnya adalah sumber yang kaya antioksidan, serat makanan, dan flavanoid yang meningkatkan kesehatan kulit.

Selain jadi bumbu masakan, bawang merah bermanfaat untuk kesehatan
livestrong.com
Selain jadi bumbu masakan, bawang merah bermanfaat untuk kesehatan
Selain itu, kulit bawang merah tinggi dalam pigmen yang dikenal sebagai quercetin yang mencegah penyumbatan arteri dan mengurangi hipertensi, memiliki sifat penenang yang kuat, dan mengobati insomnia.

Ia memiliki kualitas antibakteri, antioksidan, dan antijamur yang kuat.

Bahan utama dalam kulit bawang merah, quercetin adalah flavanoid dan antioksidan yang menghancurkan penyebab utama kanker dan radikal bebas.

Penelitian telah menunjukkan bahwa kulit bawang merah kaya serat tidak larut yang mendukung gerakan peristaltik yang tepat dari usus besar.

Selanjutnya, serat yang tidak larut menghilangkan racun yang terkumpul dari usus, mengatur pH, dan mencegah pembentukan sel kanker.

Bisa Turunkan Risiko Penyakit Berbahaya

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved