Senin, 27 April 2026

Pemerintah Aceh Serahkan Nama Mahasiswa Aceh untuk Dievakuasi Segera dari Wuhan

Pemerintah Aceh melalui Badan Penghubung Pemeritah Aceh (BPPA) menyerahkan daftar nama mahasiswa Aceh yang berada di Wuhan, China untuk dievakuasi...

Penulis: Fikar W Eda | Editor: Jalimin
For Serambinews.com
Kepala BPPA, Almuniza Kamal bersama Kepala Seksi Malaysia II, Direktorat PWNI dan Badan Hukum, Fadli berbicara serius terkait evakuasi WNI di Wuhan, China. 

Pemerintah Aceh Serahkan Nama Mahasiswa Aceh untuk Evakuasi dari Wuhan

Laporan Fikar W Eda | Jakarta

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah Aceh melalui Badan Penghubung Pemeritah Aceh (BPPA) menyerahkan daftar nama mahasiswa Aceh yang berada di Wuhan, China untuk dievakuasi kepada Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), Jumat (31/1/2020).

Kepala BPPW, Almuniza Kamal SSTP MSi di Direktorat PWNI dan Badan Hukum, Kemenlu menjelaskan,  jumlah pelajar Aceh di China saat ini  64 mahasiswa. "Namun, lanjutnya sebagian mahasiswa tersebut ada yang telah pulang ke tanah air secara mandiri," katanya.

Mahasiswa Aceh ini tidak semuanya berada di Wuhan. Ada  berada di Changcun, Jiangsu, Tianjin, Nanning, Baijing, dan beberapa daerah lainnya. Adapun yang pulang secara mandiri berjumlah 41 orang dan sudah tiba di Aceh.

Sementara, lanjut Almuniza, 13 Mahasiswa lainnya masih tertahan di Wuhan karena daerah tersebut telah diisolasi oleh pemerintah setempat. Sedangkan dua lainnya tengah dalam perjalanan pulang ke Aceh.

Juanda Menyesal Gabung King of The King, Ngaku Dicuci Otak, Dijanjikan Miliaran dari Bank Swiss

Dinas Pendidikan Bener Meriah Gratiskan 15 Ribu Gelas Kopi Arabika Gayo di Arena Pacuan Kuda

"Selain itu, ada delapan mahasiswa lainnya yang yang berada di luar Wuhan, dan kita berharap segara dievakuasi juga oleh Kemenlu," jelasnya.

Penyerahan data 65 mahasiswa itu diterima oleh Kepala Seksi Malaysia II, Direktorat PWNI dan Badan Hukum, Fadli. 

Fadli mengatakan, kurang dari 24 jam ke depan Pemerintah Indonesia bersama berbagai Kementrian dan lembaga teknis lainya akan segera berangkat untuk melakukan penjemputan terhadap seluruh WNI disana.

"Pemerintah tengah mempersiapkan proses evakuasi, terutama skema pemulangan ratusan WNI tersebut. Termasuk beberapa opsi evakuasi demi mencari solusi yang paling efektif dan efisien," jelasnya.(*)

Pedofil Australia Dihukum 35 Tahun, Cabuli Puluhan Anak Lelaki Filipina, Singapura dan Indonesia

Satu Peserta dari Aceh, Tiara Tersenggol dari Panggung LIDA 2020

Terkait Wakil, Bupati Sarkawi Surati Partai Pengusung Minta Dua Nama Calon

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved