Corona Sudah Tewaskan 426 Orang, Nadlia Pulang dari Cina Langsung Jumpa Keluarga

Jumlah korban jiwa akibat virus Corona yang pertama kali menyebar di Wuhan, Provinsi Hubei, Cina, terus bertambah

Corona Sudah Tewaskan 426 Orang, Nadlia Pulang dari Cina Langsung Jumpa Keluarga
Twitter.com @russian_market
Capture video penyemprotan WNI dari Wuhan yang diunggah akun Twitter Russian Market 

JAKARTA - Jumlah korban jiwa akibat virus Corona yang pertama kali menyebar di Wuhan, Provinsi Hubei, Cina, terus bertambah. Dilansir CNN, hingga Selasa (4/2/2020), sebanyak 426 orang meninggal dunia akibat virus tersebut. Rinciannya, 425 orang di Cina dan seorang di Filipina. Pihak berwenang juga mengonfirmasi, pada Senin (3/2/2020), di Hubei terjadi penambahan 2.345 kasus. Sehingga total kasus virus mematikan di provinsi tersebut menjadi 13.522 kasus.

Otoritas kesehatan setempat mengatakan, 10.990 pasien sudah dirawat di rumah sakit di Hubei, termasuk 576 yang berada dalam kondisi kritis. Selain itu, lebih dari 20.000 kasus virus korona yang dikonfirmasi secara global. Sebelumnya pada Senin (3/2/2020), jumlah korban meninggal sebanyak 362 orang.

Dikutip dari peta penyebaran virus Corona yang dikembangkan oleh Departemen Teknik Sipil Universitas John Hopkins, Baltimore, sudah 27 negara yang mempunyai kasus positif Corona, termasuk Cina. Adapun ke-27 negara itu adalah Cina sebanyak 19.967 kasus, Jepang (20), Thailand (19), Singapura (18), Hong Kong (15), Korea Selatan (15), Australia (12), Jerman (12), Amerika Serikat (11), Taiwan (10), Vietnam (8), Makau (8), Malaysia (8), Prancis (6), Uni Emirat Arab (5), Kanada (4), India (3), Italia, Rusia, Filipina, dan Inggris masing-masing dua kasus, serta Nepal, Kamboja, Spanyol, Finlandia, Swedia, dan Sri Lanka masing-masing satu kasus.

Meski terus menyebabkan korban jiwa, dilansir New York Times, Selasa (4/2/2020), sebanyak 632 orang dikabarkan sembuh dari virus Corona. Sementara itu, dilansir CBS News, pada hari yang sama, tiga lagi kasus Corona dikonfirmasi di terjadi di California, Amerika Serikat (AS), Minggu (2/2/2020).

Langsung jumpa keluarga

Dari Kualasimpang dilaporkan, Nadlia Ariyati (23), Warga Negara Indonesia (WNI) yang dievakuasi dari Cina sudah tiba di rumah orangtuanya Kampung Ie Bintah, Kecamatan Manyak Payed, Aceh Tamiang. "Kondisi Nadlia cukup baik. Saat ini, ia sudah berkumpul bersama dengan keluarganya," kata Camat Manyak Payed, Mukhtar Hadi, kepada Serambi, Selasa (4/2/2020).

Keterangan serupa juga disampaikan Datok Penghulu Ie Bintah, Wilda Mukhlis. Ia memastikan kondisi Nadlia terbebas dari virus Corona. "Anaknya cukup sehat, tidak usah khawatir," kata Wilda. Nadlia merupakan mahasiswi di salah satu universitas yang berdekatan dengan Kota Shanghai. Mengingat Cina yang sedang dilanda virus Corona sempat memunculkan kekhawatiran bahwa Nadlia terpapar virus mematikan itu.

Informasi keberadaan Nadlia di Cina sebelumnya direspons Bupati Aceh Tamiang, Mursil, dengan meminta Camat Manyak Payed, menelusuri kepastian kondisi Nadlia. "Alhamdulillah, dia sehat. Kebetulan posisinya dekat dengan Shanghai, jauh dari Wuhan. Komunikasi dengan orang tuanya juga lancar," kata Mursil ketika itu.

Indonesia bebas corona

Indonesia sejauh ini bebas dari kasus virus Corona. Hasil pemeriksaan semua spesimen yang diduga virus tersebut negatif. Hal itu disampaikan Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Masyarakat Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Anung Sugihantono di Kantor Kemenkes, Jakarta, Selasa (4/2/2020). Anung memastikan, sampat kini belum ditemukan kasus Corona di Indonesia. Dari 38 spesimen diduga terpapar Corona yang diperiksa di 26 rumah sakit di seluruh Indonesia, semua hasilnya negatif. Meski belum ada kasus, ia mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan mengingat kasus Corona secara global terus meningkat.

Halaman
12
Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved