Breaking News:

Berita Abdya

Dana BOS belum Cair, Kepsek di Abdya Pakai Uang Pribadi untuk Kebutuhan Operasional

Kendala lantaran belum cair dana BOS Tahap I tahun 2020 juga dikemukakan Kepala SMPN 1 Kuala Batee, Kafrawi.

FOTO DOK ZULBAILI
Murid SDN 13 Kuala Batee di Desa Lama Tuha, Kabupaten Abdya berfoto bersama dengan guru, Rabu (12/2/2020). Sekolah ini berada di kawasan terpencil atau pesisir Samudera Hindia. 

Skema penyaluran juga berubah, dimana   dana  BOS tidak lagi dikirim melalui Rekening Kas Umum Daerah (RKUD), seperti tahun-tahun sebelumnya.

Pemerintah pusat, dalam hal ini Kementerian Keuangan RI mulai tahun 2020 langsung transfer ke rekening sekolah. Perubahan skema penyaluran dana BOS bertujuan antara lain mempercepat penyaluran, meningkatkan akurasi, dan menjaga akuntabilitas.      

Sehubungan perubahan skema penyaluran tersebut, para kepala sekolah di Abdya mengaku telah mengerim nomor rekening sekolah dengan cara mengisi dalam  web Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) pada Januari lalu.

Keterangan diperoleh kepala sekolah bahwa pemerintah pusat mentransfer dana Bos tahap I tahun 2020 sebesar 30 persen dari jumlah alokasi ke  rekening sekolah pada Januari. Namun, kenyataannya hingga memasuki pertengahan Februari ini, dana BOS belum ditransfer ke rekening sekolah.

Kepala sekolah di Kabupaten Abdya mengharapkan dana BOS agar segera dicairkan. Jika tidak cair sampai Maret, maka honor guru honorer,  petugas pustaka (bukan tenaga guru kontrak daerah) triwulan atau tahap I terancam macet.

Sebab, pembayaran honor guru honorer yang bukan tenaga kontrak daerah selama ini dibayar setiap akhir triwulan atau tiga bulan sekali. Hal ini dilakukan karena dana BOS tahap I rata-rata baru bisa cair bulan Maret.

Madrasah tak Ada Masalah

Beda dengan sekolah umum, pencairan dana BOS untuk madrasah (MIN,MTsN dan MAN) yang berada di bawah Kementerian Agama (Kemenag) ternyata tidak ada masalah karena pencairannya dilaporkan lancar saja.

Kepala Kankemenag Abdya melalui Kasi Pendis, Adihar SPdI MA kepada Serambinews.com, Kamis (13/2) menjelaskan, dana BOS untuk madrasah sudah masuk dalam DIPA yang dikelola oleh Satuan Kerja (Satker).

Satker Pengelolaan Dana BOS untuk MIN berada di Kasi Pendis pada Kemenag. Kepala sekolah mengajukan LPJ atau kebutuhan operasional kepada Satker.

Halaman
1234
Penulis: Zainun Yusuf
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved