Berita Subulussalam

Harimau Dipindahkan Ke Kandang Evakuasi, BKSDA Aceh Tunggu Harimau Lain Tertangkap

Tim Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh memindahkan satu ekor harimau sumatera yang ditangkap di Desa Singgersing Subulussalam

Penulis: Khalidin | Editor: Muhammad Hadi
SERAMBINEWS.COM/KHALIDIN
Satu ekor harimau sumatera (Panthera tigris sumatrae) yang selama ini berkeliaran di permukiman penduduk serta areal perkebunan di Desa Singgersing, Kecamatan Sultan Daulat, Kota Subulussalam dikabarkan masuk perangkap yang dipasang Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), Sabtu (7/3/2020) malam. 

Laporan Khalidin I Subulussalam

SERAMBINEWS.COM, SUBULUSSALAM – Tim Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh memindahkan satu ekor harimau sumatera yang ditangkap di Desa Singgersing, Kecamatan Sultan Daulat, Kota Subulussalam ke kandang evakuasi.

“Sementara waktu kita pindahkan ke kandang evakuasi menunggu harimau lainnya yang masih berkeliaran tertangkap,” kata Kepala BKSDA Aceh, Agus Arianto dalam siaran persnya kepada Serambinews.com, Minggu (8/3/2020).

Menurut Agus Arianto, pemindahan harimau ke kandang evakuasi ini dalam rangka penyelamatan setelah pemeriksaan dan perawatan oleh tim medis dokter hewan dari Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) Banda Aceh.

Satu individu harimau yang tertangkap dilanjutkan dengan memindahkan harimau tersebut ke kandang evakuasi yang diletakan bersebelahan dengan kandang jebak.  

Agus Arianto menambahkan, harimau yang diselamatkan dalam jebakan itu berjenis kelamin betina usianya ditaksir sekitar 14-16 bulan dengan berat badan 40 kilogram.

Berdasrakan hasil pemeriksaan tim dokter di lapangan secara umum kondisi harimau sehat. 

“Namun untuk kepastiannya menunggu hasil pemeriksaan sample darah dari laboratorium,” terang Agus Arianto

Tiga Kecamatan Dapat 52 Unit Tong Sampah Gratis dari Komunitas Pidie Jaya Gleeh

Lebih jauh, Agus Arianto yang akrab disapai Egi mengatakan hingga kini tim Balai KSDA Aceh bekerja sama dengan Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL), WCS-IP, FKL, PKSL Unsyiah, aparat kepolisian.

Mereka terus melakukan upaya penyelamatan terhadap individu Harimau Sumatera yang masih berkeliaran di sekitar Desa Singgersing Kecamatan Sultan Daulat Kota Subulussalam. 

Menurut Egi, operasi tersebut dalam rangka penyelamatan satwa yang terancam punah itu.

Proses penyelamatan ini dilakukan dengan memasang perangkap untuk satu individu harimau lainnya.

Berdasarkan rekaman kamera trap yang dipasang beberapa waktu lalu satu individu harimau lainnya menunjukkan luka pada bagian kaki kanan depan.

Harimau tersebut diduga masih berada di sekitar lokasi.

Pantauan Serambinews.com, Sabtu (7/3/2020) lalu harimau sumatera yang ditangkap dengan perangkap jebakan berukuran satu meter lebih.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved