Salam

Awas, Corona Sudah di Sekitar Kita!  

Perpanjangan masa tanggap darurat selama 71 hari terhitung sejak 20 Maret hingga 29 Mei 2020 itu untuk pencegahan penyebaran

coronavirus.thebaselab.com
Update Corona 27 Maret 2020: Amerika Jadi Negara dengan Jumlah Infeksi Terbanyak, Kalahkan China 

Pemerintah Aceh memperpanjang masa tanggap darurat penanganan virus Corona untuk skala Provinsi Aceh. Perpanjangan masa tanggap darurat selama 71 hari terhitung sejak 20 Maret hingga 29 Mei 2020 itu untuk pencegahan penyebaran, percepatan penanganan, serta kesiapan dalam mencegah, mendeteksi, dan merespons Covid‑19.

Perpanjangan masa darurat itu antara lain karena penyebaran Corona di Aceh memang sudah terbukti setelah keluarnya hasil tes yang menyatakan PDP pertama yang meninggal di RSUZA Banda Aceh beberapa hari lalu memang positif terinfeksi virus Corona. Pasien yang bekerja pada sebuah perusahaan migas di Lhokseumawe itu sebelumnya melakukan perjalanan ke Bogor (Jawa Barat) dan Surabaya (Jawa Timur).

Perkembangan lainnya, dua hari setelah pasien asal Lhokseumawe itu meninggal, satu PDP lainnya juga meninggal dalam perawatan di RSUZA. Pasien berjenis kelamin pria berusia 43 tahun ini berasal dari Aceh Utara. Dua pekan sebelumnya, almarhum dikabarkan melakukan perjalanan ke Kuala Lumpur, Malaysia.

Fakta‑fakta itulah yang menjadi alasan bagi Pemerintah Aceh memperpanjang masa tanggap darurat. Selain itu, penyebaran Covid‑19 di dunia memang cenderung terus meningkat dari waktu ke waktu hingga menimbulkan korban jiwa dan korban materi yang besar, serta sudah berimplikasi pada aspek sosial, ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat.

Pertimbangan lain, Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) pada 11 Maret 2020 lalu sudah menyatakan Covid‑19 sebagai pandemi global. Sehingga seluruh dunia perlu melakukan penanganan yang cepat, tepat, terpadu, dan sinergi antar pemerintah baik pusat maupun daerah.

"Dengan meningkatnya jumlah orang dalam pemantauan (ODP) dan pasien dalam pengawasan (PDP) Covid‑19 di Aceh, penetapan status siaga darurat bencana non‑alam penyebaran Covid‑19 yang ditetapkan pada 17 Maret 2020 perlu ditingkatkan menjadi status tanggap darurat. Dan berdasarkan ketentuan Pasal 51 ayat (2) Undang‑Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana, penetapan status darurat skala provinsi dilakukan oleh gubernur," kata Plt Gubernur Aceh dalam suratnya.

Selain memperpanjang masa tanggap darurat, kegiatan penanganan para pasien ODP dan PDP juga dipercepat dan diperluas. Dengan hanya dua ru,ah sakit rujukan kelihatannya sangat sulit, mengingat jumlah pasien kian banyak dari hari ke hari. Makanya, sejak awal pekan ini sudah ditunjuk 11 rumah sakit rujukan.

Untuk memproteksi para doketer dan paramedis, Pemerintah Aceh juga mendistribusikan Alat Pelindung Diri (APD) dan masker untuk 29 Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) yang ada di Aceh. APD yang berasal dari Pemerintah Aceh dan bantuan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI itu berupa 336 set baju anti‑infeksi bagi tenaga medis atau yang lebih populer dengan sebutan baju "astronot" dan 42 ribu lembar masker.

Salah satu titik lemah dalam penanggulangan penyebaran Corona adalah sikap masyarakat. Ada warga yang masih nekat mencueki anjuran pemeruintah untuk di rumah aja atau menjaga jarak dalam beraktivitas sehari‑hari. Kongko kongko di warung kopi saat ini sudah sangt dilarang memngingat hal itu menjadi yang efektif bagi penyebaran Covid‑19. Namun, di warung‑warung kopi masih banyak warga yang nongkrong sambil mengepulkan asap rokok. Padahal petugas pemerintah sudah berulang‑ulang mengingatkannya melalui imbauan bahkan dengan aksi razia warkop dan keramaian.

Satu hal lagi yang harus menjadi catatan adalah tentang kejujuran pasien dan keluarganya. Jika terjadi gangguan kesehatan sepulang dari perjalanan itu harus mengakuinya agar prosedur penanganannya tepat serta tidak merugikan orang lain, terutama di lingkungan tempat tinggal dan rumah sakit.

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved