Breaking News:

Corona di Aceh

Illiza Dukung Pemerintah Aceh Berlakukan Jam Malam untuk Antisipasi Penyebaran Virus Corona

Ia menyatakan, keputusan Forkopimda Aceh tersebut mesti segera ditindaklanjuti oleh semua bupati/wali kota se-Aceh agar semua gampong dapat segera me

Penulis: Masrizal Bin Zairi | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS.COM/M ANSHAR
Oki berjalan bersama mantan Wali Kita Banda Aceh, Illiza Saaduddin Djamal usai berdakwah di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Rabu (8/5/2019). 

Laporan Masrizal | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Pemberlakuan jam malam oleh Pemerintah Aceh sebagai bentuk antisipasi penyebaran virus corona atau Covid-19 mendapat dukungan dari anggota DPR RI asal Aceh, Hj Illiza Sa'aduddin Djamal.

"Saya mendukung langkah yang diambil Forkopimda Aceh terkait pemberlakuan jam malam dan ini harus kita dukung bersama-sama untuk mengantisipasi penyebaran virus Covid 19 di wilayah Aceh," kata Illiza kepada Serambinews.com, Senin (30/3/2020).

Ia menyatakan, keputusan Forkopimda Aceh tersebut mesti segera ditindaklanjuti oleh semua bupati/wali kota se-Aceh agar semua gampong dapat segera melaksanakanya.

Perkembangan wabah Corona, menurut anggota Komisi X DPR RI, semakin meningkat di Aceh sehingga membutuhkan langkah cepat untuk mengantisipasinya.

Ditakuti dan Dicemaskan Penduduk Dunia, Ternyata Corona Punya Sisi Positif, Begini Penjelasan NU

Pemkab Aceh Selatan-LBH JKA Bahas Isolasi Warga yang Pulang dari Luar Aceh, dan Tempat Karantina

Pemko Langsa Berlakukan Jam Malam untuk Cegah Penyebaran Wabah Covid-19

Sekretaris Forbes DPR/DPD RI asal Aceh ini menambahkan, pemberlakuan jam malam yang akan dimulai pada 29 Maret hingga 29 Mei 2020 merupakan salah satu langkah tepat agar semua gampong dapat memonitor dan mengindentifikasi arus keluar masuk orang di gampong masing-masing.

Politikus PPP ini berharap, dalam menerapkan jam malam tersebut, para petugas tidak boleh mengedepankan cara-cara kekerasan melainkan dengan cara-cara yang bijak, humanis dengan pendekatan kemanusian.

"Bila pun ada yang tidak mengindahkan agar dapat dikoordinsikan dengan pihak kepolisian (Polsek) setempat atau Babisan di gampong masing-masing," kata Illiza.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved