Tolak Diajak Rujuk, Yaudik Tikam Istri di Jalanan

Penusukan yang dilakukan lelaki asal Desa Randegan, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto itu lantaran Lilis, istrinya menolak diajak rujuk.

Editor: Amirullah
Polres Mojokerto
Foto Lilis saat dirawat di rumah sakit setelah ditikam suami sendiri dan lokasi perkara 

SERAMBINEWS.COM, MOJOKERTO -- Seorang lelaki di Mojokerto, Jawa Timur tega menikam istri sendiri gara-gara ia tidak mau diajak rujuk, setelah sekian lama hidup berpisah.

Peristiwa suami tikam istri hingga berdarah-darah itu terjadi di pagi hari di Desa Medali, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, Senin (13/4/2020).

Pelakunya, M Yaudik (34) menikam istrinya sendiri, Lilis Setyowati yang akan berangkat kerja.

Penusukan yang dilakukan lelaki asal Desa Randegan, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto itu lantaran Lilis, istrinya menolak diajak rujuk.

Pelaku yang kini dalam pencarian polisi, setelah mendengar jawaban itu langsung emosi.

Yaudik mencabut pisau belati yang sudah disiapkan di balik bajunya.

Seketika itu, korban asal Dusun Sengon, Desa Sambilawang, Kecamatan Dlanggu, Mojokerto yang masih ada di atas motor disabet pisau beberapa kali.

Buat Kebijakan Baru, Arab Saudi Larang Warga Salat Tarawih di Masjid Selama Masih Ada Wabah Corona

Viral, Petugas Kebersihan Duduk di Depan Kabah Saat Covid-19 Melanda Arab Saudi

Istri Jadi TKW di Hong Kong, Suami di Kampung Malah Cabuli Putrinya Selama 2 Tahun

Dalam kondisi luka di pergelangan tangan kiri, siku kanan dan punggung, korban masih dipukuli.

Terutama di bagian hidung dan wajah, hingga berdarah-darah.

Melihat seorang wanita dipukuli, warga setempat berusaha menolong korban dan melerai pertikaian yang berlangsung di pinggir jalan raya tersebut.

Korban yang mengalami luka parah dievakuasi ke RSI Sakinah untuk mendapat perawatan medis.

Kasat Reskrim Polres Mojokerto, AKP Dewa Putu Prima, menjelaskan penganiayaan yang dilakukan Yaudik mengarah pada dugaan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).

"Pelaku naik pitam lantaran permintaan rujuk ditolak korban. Ia lebih memilih sebatas menjalin sebagai saudara," jelasnya.

Sekarang ini, pihak Kepolisian masih mencari keberadaan pelaku yang melarikan diri setelah menganiya istrinya.

Polisi sudah mengantongi identitas dan tempat persembunyian pelaku yang diduga berada di Kabupaten Mojokerto.

Positif Covid-19, Wali Kota Tanjungpinang Alami Batuk & Sesak Napas, Hasil Rapid Test Non-Reaktif

Dampak Corona, Ratusan Pekerja di Aceh Sudah Dirumahkan, TUCC & ABA Audiensi ke Disnaker Mobduk Aceh

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved