Breaking News
Rabu, 20 Mei 2026

Update Corona di Aceh Tengah

Selama Proses Penanganan Pencegahan Covid-19, Disdukcapil Aceh Tengah Tunda Layanan KIA 

Dinas Kependudukan dan Pencacatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Aceh Tengah, menunda sementara proses layanan Kartu Identitas Anak (KIA) selama....

Tayang:
Penulis: Mahyadi | Editor: Jalimin
SERAMBINEWS.COM/MAHYADI
Sekretaris Disdukcapil Aceh Tengah, Purnamawati ketika menyerahkan 86 keping Kartu Identitas Anak (KIA) Kampung Baleatu, diterima oleh Ketua PKK kampung, Nurhayati. 

 

Laporan Mahyadi | Aceh Tengah

SERAMBINEWS.COM, TAKENGON – Dinas Kependudukan dan Pencacatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Aceh Tengah, menunda sementara proses layanan Kartu Identitas Anak (KIA) selama berlangsungnya proses penanganan pencegahan virus corona (Covid-19). 

"Setiap hari, ada puluhan permohonan yang masuk, belum lagi yang diajukan secara kolektif," ungkap Kadis Dukcapil Aceh Tengah, Mustafa Kamal, Rabu (15/04/2020).

Permohonan pembuatan KIA di Disdukcapil Aceh Tengah selama ini, memang sudah dilakukan secara online, namun ketika selesai dicetak tetap saja masyarakat masih harus mengambilnya ke kantor.

Kondisi tersebut dikhawatirkan terjadi kepadatan masyarakat yang berurusan, sehingga tidak sesuai dengan semangat physical distancing sebagai upaya pencegahan Covid-19.

"Nanti ketika keadaan sudah normal, masyarakat dipersilahkan untuk kembali mengurus KIA. Bahkan Disdukcapil juga akan secara aktif bekerjasama dengan sekolah agar peserta didik memiliki KIA,” ujar Mustafa.

Selama masa pencegahan Covid-19, Disdukcapil Aceh Tengah juga sudah menerapkan layanan pendaftaran secara online melalui aplikasi "Dukcapil Kita" yang dapat diunduh di Playstore.

“Selain itu, Disdukcapil juga menyiapkan layanan beberapa nomor WhatsApp yang dapat dihubungi oleh masyarakat untuk mengurus dokumen Adminduk yang dibutuhkan,” sebutnya.

Namun demikian, Disdukcapil melakukan pengecualian bagi masyarakat yang jauh dari Takengon, seperti dari Kecamatan Linge, Ketol, Rusip, Celala dan Bintang, serta masyarakat yang berusia diatas 50 tahun tetap dilayani secara manual.

"Semua dilakukan sebagai upaya pencegahan Covid-19 karena itu sistem layanan juga disesuaikan. Mohon maaf atas ketidaknyamanan masyarakat untuk kebaikan kita bersama,” tutupnya.(*)

Begini Jumlah ODP dan PDP di Pidie Hingga 15 April 2020

Aceh Barat Kucurkan Rp 26 Miliar Tangani Covid-19, Ini Rincian Penggunaan Anggaran APBK 2020  

Rumah Sakit Ini Disulap Jadi Tempat Isolasi Penanganan ODP dan PDP Covit-19 di Aceh Barat 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved