Pandemi Virus Corona di Dunia

Pemimpin Jamaah Tabligh di India Didakwa Lakukan Pembunuhan Melalui Penyebaran Virus Corona

Pemimpin kelompok jamaah tablig, Muhammad Saad Kandhalvi didakwa telah melakukan pembunuhan melalui penyebaran virus corona.

Editor: Taufik Hidayat
Kompas.com (RAJAT GUPTA/EPA-EFE)
Lebih dari 1.000 peserta tabligh akbar yang digelar di Nizamuddin, New Delhi, India, dipindahkan dari lokasi, dan 24 di antaranya positif terinfeksi virus corona. Tabligh akbar ini digelar pada 31 Maret 2020. 

Mereka mengunjungi kantor karena tidak bisa kembali ke tempat asal mereka setelah pemerintah mengumumkan lockdown tiga minggu.

Sejumlah kritik disampaikan kepada pemerintahan Narendra Modi, mereka telah memperingatkan akan terjadi ketegangan komunal dengan menyalahkan penyebaran virus corona pada kelompok Muslim.

Para pejabat telah mengatakan mereka harus menegur kelompok itu karena telah bertindak tidak bertanggung jawab dengan mengabaikan aturan social distancing.

Tablig itu juga dikaitkan dengan lonjakan kasus di negara tetangga India, Pakistan.

Di mana telah membatalkan pertemuan serupa di sebuah tempat di kota Lahore.

Pertemuan yang diselenggarakan oleh kelompok tablig Malaysia juga menyebabkan lonjakan kasus dan di beberapa negara Asia Tenggara lainnya.

Pakistan telah mencatat 7.025 kasus berdasarkan data terakhir, melonjak 520 dari hari sebelumnya.

Sekitar 60 persen dari kasus Pakistan dikaitkan dengan Tablig atau orang-orang yang pergi berziarah ke Arab Saudi dan Iran, kata para pejabat setempat.(*)

Lockdown Dicabut, Angka Kematian Akibat Corona di Wuhan Tiba-tiba Naik 50 Persen

7 Tradisi Pemakaman Unik di Dunia, Menari Bersama Mayat Hingga Dibiarkan Dimakan Binatang Liar

Putra Siegar Berpeluang Memenangkan Lelang Jersey Cristiano Ronaldo Milik Martunis

Gajah Mati Ditemukan Lagi Aceh Timur  

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved