Breaking News:

Ramadhan 1441 Hijriah

Hilal Tak Terlihat di Aceh, Pemerintah Tetapkan 1 Ramadhan 1441 H Jatuh Besok, Jumat 24 April 2020

Hasilnya, hilal awal Ramadan 1441 H tidak terlihat di langit Aceh karena tertutup awan dan cuaca mendung.

Penulis: Mawaddatul Husna | Editor: Mursal Ismail
Humas Kanwil Kemenag Aceh/For Serambinews.com
Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Aceh, Saifuddin sedang memantau hilal penetapan 1 Ramadan 1441 H, di Observatorium Tgk Chiek Kuta Karang Lhoknga, Aceh Besar, Kamis (23/4/2020). 

Hasilnya, hilal awal Ramadan 1441 H tidak terlihat di langit Aceh karena tertutup awan dan cuaca mendung.

Laporan Mawaddatul Husna | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Petugas Kanwil Kemenag Aceh dan jajarannya memantau hilal di Observatorium Tgk Chiek Kuta Karang Lhoknga, Aceh Besar. 

Begitu juga di sejumlah daerah lainnya pada Kamis (23/4/2020). 

Hasilnya, hilal awal Ramadan 1441 H tidak terlihat di langit Aceh karena tertutup awan dan cuaca mendung.

Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Aceh, Saifuddin SE, menyampaikan Kemenag Aceh sudah melaporkan hasil tersebut kepada Kemenag RI di Jakarta. 

Laporan itu diperlukan sebagai bahan pertimbangan dalam sidang isbat yang dipimpin oleh Menteri Agama, Jenderal (Purn) Fachrul Razi.

Pemkab Aceh Besar Salurkan 17 Ribu Paket Bantuan Sembako 

VIDEO - Lokasi Meugang di Krueng Beukah Abdya Tutup, Masyarakat Ramai di Pelabuhan dan Pasar

Hukum Melanjutkan Makan Sahur Padahal Sudah Mendengar Azan di Radio atau TV, Ini Penjelasannya

Saifuddin menjelaskan, berdasarkan pantauan di Auditorium Hilal Tgk Chiek Kuta Karang, ketinggian hilal 3,67 derjat di atas ufuk.

Sementara posisi hilal berada pada 280,11 derjat dari utara searah jarum jam dan lama hilal 17 menit 49 detik.

"Di Aceh hilal tidak terlihat baik di lokasi pemantauan hilal Tgk Chik Kuta Karang dan daerah lainnya," kata Saifuddin didampingi Kabid Urais dan Binsyar, Drs H Hamdan MA.

Terdapat tujuh lokasi pemantauan hilal di Aceh, yaitu Observatorium Tgk Chik Kuta Karang Aceh Besar, Bukit Poly Komplek Perta Aron, Lhokseumawe.

Kemudian di Gunung Cring Cran Aceh Jaya, Pantai Suak Geudeubang Aceh Barat, Pantai Lhok Keutapang, Aceh Selatan.

Selanjutnya Pantai Teluk Dalam Simeulu dan Tugu KM 0 Indonesia Kota Sabang.

Meskipun hilal tidak terlihat di Aceh, namun hal itu tidak menghalangi jalannya sidang isbat.

"Semua kriteria penentuan awal bulan sudah terpenuhi, baik berdasarkan data hisab maupun rukyah yang terlihat hilal di beberapa wilayah di Indonesia.

Dalam sidang isbat ditetapkan 1 Ramadhan 1441 H jatuh pada Jumat, 24 April 2020," kata Saifuddin.

Dikatakan, penetapan itu dilakukan karena adanya kesaksian di beberapa wilayah untuk dijadikan dasar penetapan awal Ramadhan 1441 H oleh Menteri Agama.

Di samping itu untuk mencegah penyebaran Covid-19, Kemenag Aceh membatasi pengunjung pada pemantauan hilal tahun ini.

Hanya 10 orang yang dibolehkan hadir dalam kegiatan tersebut. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved