Sabtu, 11 April 2026

Berita Aceh Tenggara

Aksi Balapan Liar Dibubarkan, Polres Aceh Tenggara Amankan 48 Sepeda Motor

Tim gabungan Polres Aceh Tenggara, menertibkan aksi balapan liar di jalan raya lintas Aceh Tenggara-Sumatera Utara

Penulis: Asnawi Luwi | Editor: Muhammad Hadi
DOK SERAMBINEWS.COM
Foto Ilustrasi - Penangkapan pebalap liar 

Laporan Asnawi Luwi | Aceh Tenggara

SERAMBINEWS.COM, KUTACANE - Tim gabungan Polres Aceh Tenggara, menertibkan aksi balapan liar di jalan raya lintas Aceh Tenggara-Sumatera Utara pada Minggu (26/4/2020) dan Senin (27/4/2020) sekitar pukul 05.30 WIB.

Razia itu digelar di depan Mapolres Agara dan daerah lainnya dalam wilayah Polres Aceh Tenggara yang langsung dipimpin oleh Kabag Ops, AKP Yasir, Kasat Lantas, AKP Ferdi Dakio SIK, Kasat Sabhara, Iptu Sabrianda.

Penertiban aksi balapan liar itu sempat terjadi kejar-kejaran antara petugas kepolisian dengan pengendara dan ada yang terjaring razia di depan Polres Aggara.

BKSDA Aceh Selidiki Penyebab Kematian Anak Gajah di Setia Bakti Aceh Jaya

Kapolres Aceh Tenggara, AKBP Wanito Eko Sulistiyo SH SIK didampingi Kasat Lantas, AKP Ferdi Dakio SIK, kepada Serambinews.com, Rabu (29/4/2020) mengatakan, razia balapan liar itu, mereka gelar selama dua hari di depan Polres dan daerah lainnya yang menjadi arena pacuan balapan liar.

Untuk hari pertama razia diamankan 39 sepeda motor.

Hari kedua, 9 sepeda motor diamankan.

Kendaraan itu ada yang menggunakan knalpot blong, knalpot standar, tidak miliki dokumen lengkap dan juga ada sepmor yang miliki dokumen lengkap diamankan, karena meresahkan.

Aksi penertiban balapan liar ini, karena sudah sangat meresahkan sekali di kalangan masyarakat di Agara.

10.746 KPM di Abdya Diverifikasi Sebagai Penerima BLT Kemensos Rp 600 Ribu Per Bulan, Ini Syaratnya 

Juga sangat menganggu umat Islam yang lagi beribadah salat berjamah Isya dan tarawih serta shalat subuh berjamaah di bulan suci ramadan 1441 hijriyah.

Razia yang mereka gelar ini merupakan perintah Kapolda Aceh.

Razia balapan liar bukan saja ada di Aceh Tenggara, tetapi di Aceh Utara, Lhokseumawe dan daerah kabupaten lain di Aceh.

Menurut Ferdi Dakio, dalam razia ini menimbulkan pro dan kontra.

Itu biasa terjadi ada yang senang dan tidak senang dengan penertiban balapan liar tersebut.

4 Wanita Ini Bunuh Sopir Taksi Online, Ambil Alih Mobil Hingga Terjadi Kecelakaan, Ini Kronologisnya

Tetapi, apa yang mereka lakukan itu adalah keluhan dari masyarakat yang sering melihat aksi balapan liar di jalan raya berknalpot blong khususnya kalangan remaja.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved