Breaking News:

Ramadhan 1441 H

Hati-Hati Mandi dan Sikat Gigi Saat Berpuasa, Ini Penjelasan dan Hukumnya Menurut Buya Yahya

Buya Yahya memperingatkan pada saat mandi haruslah dengan prinsip berhati-hati.

Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Safriadi Syahbuddin
Ig @buyayahya_albahjah
Buya Yahya 

Yang pertama adalah lubang mulut, maka memasukkan sesuatu ke lubang mulut membatalkan puasa.

“Artinya adalah menelannya. Selagi tidak nelan, tidak batal,” jelasnya.

Apakah Dibolehkan Jika Mandi Junub Sesudah Sahur di Bulan Puasa? Ini Penjelasan Ustaz

Ia mencontohkan seperti sikat gigi itu tidak membatalkan puasa, karena pasta giginya tidak ditelan.

Buya mengungkapkan bahwa sikat gigi itu hukumnya makruh.

“Makruh, waspada!. Kalau ketelan batal jadinya karena makruh,” tegas Buya.

Buya pun meminta agar perbuatan tersebut dapat dihindari.

“Bagi anda yang belum bersih-bersih, maka kalau anda membersihkan mulut anda ya tidak batal. Tapi anda telah melakukan satu kesalahan tapi tidak dosa,” ujarnya.

Buya mengatakan makruh itu termasuk larangan tapi tidak sampai haram.

Jamaah Tanya Hukum Masturbasi atau Onani Sebelum Puasa untuk Meredam Hawa Nafsu? Ini Kata Buya Yahya

Mengenai masalah mandi, Buya mengungkapkan kapan saja bisa mandi.

Namun permasalahan terletak pada menyiram kepala.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved