Update Corona Nasional

Agar Cepat Sembuh, Ini Saran Psikolog kepada Pasien Covid-19

Jangan memikirkan masa lalu, mengapa saya bisa sampai ke Wisma Atlet. Juga jangan memikirkan bagaimana nanti setelah keluar dari sini.

TRIBUNNEWS/CECEP BURDANSYAH
Pasien berjemur dan saling berbincang di roof top RS Darurat Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta, Minggu (3/5/2020). Wisma Atlet Kemayoran telah dialihfungsikan menjadi RS Darurat Covid-19, setelah pandemi Virus Corona mendera Indonesia. TRIBUNNEWS/CECEP BURDANSYAH 

“Untuk segera sembuh, konsen pada apa yang dikatakan dokter dan perawat, makan banyak, olahraga dan istirahat cukup. Jangan memikirkan masa lalu, mengapa saya bisa sampai ke Wisma Atlet. Juga jangan memikirkan bagaimana nanti setelah keluar dari sini,” katanya.

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Sekitar pukul 08.30 WIB, Selasa (5/5/2020), beberapa pasien di lantai 27  Rumah Sakit Darurat (RSD), Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta, sudah berkumpul dekat ruang perawat.

Mereka hendak mengikuti game yang diselenggarakan tim psikolog yang bertugas di wisma tersebut.

Sebelumnya, melalui pengeras suara yang terdengar ke seluruh lantai, diumumkan tim psikolog akan menemui pasien di lantai 27 untuk memberi layanan game dan konseling.

Sekitar pukul  09.00 WIB, Kapten Didon datang  dan  disambut gembira oleh para pasien.

Delapan Remaja yang Diamankan Warga Punge Ujong, Diserahkan ke WH Banda Aceh

Pulang dari Jawa Barat, Satu Warga Simeulue Positif Covid, Keluarganya Ikut Diperiksa

Kapten Didon (Psikologi TNI AD) dan dua rekannya, Mayor Martin (Psikologi TNI AU) dan Letda Vina (Psikologi TNI AD), memperkenalkan diri sebagai tim psikolog yang bertugas di Wisma Atlet,

"Ayo kita membuat lingkaran. Apakah Bapak dan Ibu sudah saling mengenal atau belum? Kalau belum, kita awali dengan mengenalkan diri ya," ajak Kapten Didon.

Pasien kemudian diminta menyebutkan nama secara ekpresif, dan mengatakan apa yang memotivasi ingin segera sembuh dan pulang ke rumah. Ajakan itu langsung disambut pasien secara gembira.

VIDEO - Italia Mulai Cabut Lockdown, Warga Dizinkan Bergerak Bebas

Mangkir Dalam Panggilan, Jaksa akan Panggil Ulang Satu Tersangka Kasus Proyek Fiktif di Subulussalam

"Saya harus sembuh, harus pulang, anak dan istri menunggu," kata seorang pasien laki-laki. "Saya harus sembuh, harus lebaran di rumah, membuat opor," ujar seorang pasien perempuan.

"Strong!" ujar Kapten Didon sambil mengangkat tinju, diikuti oleh para pasien yang berjumlah 50 orang.

Halaman
1234
Editor: Jamaluddin
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved