Breaking News:

Kasus Proyek Fiktif di Subulussalam  

Mangkir Dalam Panggilan, Jaksa akan Panggil Ulang Satu Tersangka Kasus Proyek Fiktif di Subulussalam

Kejaksaan Negeri Subulussalam akan melayangkan surat panggilan kedua terhadap D alias A, tersangka kasus dugaan lima paket proyek fiktif tahun 2019..

Penulis: Khalidin | Editor: Jalimin
SERAMBINEWS.COM/KHALIDIN
Kepala Kejaksaan Negeri Subulussalam, Mhd Alinafiah Saragih SH. 

Laporan Khalidin I Subulussalam

 

SERAMBINEWS.COM, SUBULUSSALAM – Kejaksaan Negeri Subulussalam akan melayangkan surat panggilan kedua terhadap D alias A, tersangka kasus dugaan lima paket proyek fiktif tahun 2019. Panggilan kedua akan dilalayangkan setelah D alias A mangkir dalam panggilan kejaksaan Subulussalam, Rabu (6/5/2020).

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Subulussalam, Mhd Alinafiah Saragih, SH dalam keterangan persnya kepada Serambinews.com menyampaikan jika satu dari tiga orang yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus proyek fiktif mangkir.

Dia adalah D alias A direktur CV AA selaku rekanan kasus proyek fiktif di Subulussalam. Meski mangkir tidak menghalangi penetapan sebagai tersangka bersama dua ASN di Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Subulussalam.

Kasi Pidsus Kejari Subulussalam, Ika Liusnardo Sitepu didampingi Idam Kholid Daulay Kasi barang bukti dan barang rampasan memastikan segera memanggil kembali tersangka DA. Namun jika di panggilan kedua tersangka DA kembali mangkir, kejaksaan menyatakan akan menangkap. Penangkapan dilakukan jika menemukan lokasi sang tersangka.

Jikapun DA bersembunyi selama masih berada di wilayah Republik Indonesia, Ika Liusnardo memastikan akan tetap dapat diringkus.

Dijelaskan, Kejaksaan Subulussalam akan meminta bantuan Adhyaksa Monitoring Center (AMC) untuk mengejar para tersangkanya yang melarikan diri kemanapun. Selama ini, lanjut Ika Liusnardo tidak pernah ada tersangka kejaksaan yang tak dapat ditemukan.

”Kita punya system dan akan bisa menemukan tersangka di manapun bersembunyi selama di Indonesia,” ujar Ika Liusnardo

Trump Menyangkal Peran AS Dalam Invasi Laut ke Venezuela

Warga Punge Ujong Banda Aceh Amankan 8 Remaja, 2 Wanita, Serahkan ke Polresta Hingga Dirapid Test

Viral, Bocah 5 Tahun Mengendarai Mobil Disetop Polisi, Lalu Menangis dan Bilang Mau Beli Lamborghini

Tersangka DA ini sendiri menurut Ika Liusnardo memiliki andil besar dalam kasus proyek fiktif senilaiRp 795 juta lebih tersebut. Da berkolabrasi dengan tersangka SH selaku admin Simda dan sekretaris di Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Subulussalam serta SR staf pelaksana akuntansi di lembaga itu.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved