Update Corona di Lhokseumawe
Semua Gampong di Lhokseumawe Belum Salur BLT dari Dana Desa untuk yang Terdampak Corona, Ini Kendala
Sebanyak 68 desa atau semua gampong ini dari empat kecamatan di Lhokseumawe, yakni Banda Sakti, Muara Dua, Muara Satu, dan Blang Mangat.
Penulis: Zaki Mubarak | Editor: Mursal Ismail
Jadi harus kita tunggu beberapa hari lagi sehingga mendapatkan data yang pasti, apakah dari pusat dan Dinsos akan ditolak.
Apabila nanti nama-nama yang kita usulkan tidak tertampung di APBN, tidak tertampung di PKH dan jenis bentuk bantuan lainnya, maka akan kita tampung di-BLT Dana Desa,” pungkasnya.
• Polisi Tangkap Warga Pemilik 5 Paket Sabu di Nagan Raya
Untuk penyaluran di beberapa desa dalam Kecamatan Banda Sakti, masih dalam proses karena beberapa desa yang tidak cukup dana sedang melobi apakah bisa diusulkan kembali.
"Apabila masih ditolak mau tak mau akan dimasukkan dalam BLT DD. Misalnya guru honorer, guru pengajian yang dikira PNS, padahal bukan.
Jadi disaat tidak mengajar lagi, mereka tak menerima gaji lagi, ini salah satunya yang harus kita usulkan lagi untuk sebagai penerima BLT DD.
Ada juga data-data sudah kita ajukan beradu dengan data penerima PKH, jadi itulah yang membuat sedikit lama," jelas Muslim AR.
Muslim menambahkan untuk Desa Lancang Garam, saat ini sudah dibuat berita acara rapat usualan jumlah penerima.
Kemudian sudah dibuat perturan keuchik yang diajukan ke kecamatan untuk pegesahan camat terhadap juml usulan yng diajukan desa.
“Jadi saat ini semua tergantung masing-masing desa, karena semua desa sedang verifikasi data,” ungkapnya.
Sementara Keuchik Desa Meunasah Mesjid, Kecamatan Muara Dua, Lhokseumawe, Rusli AB, mengatakan untuk BLT dari Dana Des, mereka masih menunggu turunnya bantuan sosial dari APBN dan APBK.
“Bagi yang telah medapatkan bantuan PKH, BPNT, dan dari Baitul Mall, maka tidak berhak mendapatkan lagi," kata Rusli. (*)