Senin, 18 Mei 2026

Kupi Beungoh

7 Peristiwa Besar di Bulan Ramadhan, dari Perang Badar Hingga Kemerdekaan Indonesia

Tentunya masih banyak peristiwa lainnya dialami oleh umat Islam sepanjang peradaban yang sudah berlangsung selama 14 abad lamanya.

Tayang:
Editor: Zaenal
SERAMBINEWS.COM/Handover
Mulyadi Nurdin, Direktur Intermedia Research Indonesia/Sekretaris LP2M IAIN Langsa 

Dinamakan Perang Khandaq karena adanya penggalian parit untuk mengecoh musuh.

Ini merupakan taktik baru yang belum pernah dipraktekkan kaum Muslimin dalam berperang.

Sementara penamaan pertempuran Al-Ahzab atau Konfederasi karena pengepungan Madinah ini dipelopori oleh pasukan gabungan antara kaum kafir Quraisy Makkah dengan Yahudi Bani Nadir (Al-Ahzaab).

Perang yang terjadi pada tahun 5 Hijriah ini melibatkan 3.000 pasukan Muslim melawan 10.000 pasukan musuh dari Bani Quraisy, Bani Nadir, Bani Sulaym, dan Bani Murra.

Pengepungan Madinah berlangsung selama 27 hari dengan kemenangan di pihak Muslim.

Versi lain menyebut pengepungan berlangsung 20 hari dan ada juga yang menyebut 24 hari.

Meski disebut perang, tapi nyaris tak ada kontak fisik antara kaum Muslimin dan pasukan kaum kafir.

Kontak fisik hanya terjadi saat kaum Musyrik berupaya menyeberangi parit, namun berhasil dicegah oleh kaum Muslim.

Ali bin Abi Thalib dan Az-Zubair masing-masing membunuh seorang musuh, sedangkan tiga orang lainnya kabur.

Tidak adanya kontak fisik dalam perang ini karena taktik menggali parit yang diusulkan oleh Salman Al-Farisy, Sahabat Nabi Muhammad dari Persia.

Setelah mengkaji taktik tersebut, Rasulullah segera memerintahkan pasukannya untuk menggali parit, hanya dalam waktu enam hari sebelum musuh tiba.

Berkat taktik parit besar yang digali, pihak musuh menjadi kesulitan untuk menyerang kaum muslim.

Setelah terjadi pengepungan selama satu bulan penuh Nuaim bin Masud al-Asyjai yang telah memeluk Islam tanpa sepengetahuan pasukan gabungan dengan keahliannya memecah belah pasukan gabungan.

Lalu Allah S.W.T mengirimkan angin yang memporakporandakan kemah pasukan gabungan, memecahkan periuk-periuk mereka, dan memadamkan api mereka.

Hingga akhirnya pasukan gabungan kembali ke rumah mereka dengan kegagalan menaklukan kota Madinah.

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved