Berita Aceh Barat

Korban Hilang di Krueng Meureubo Aceh Barat Ditemukan Meninggal di Nagan Raya

Muhammad Amin (24) warga Desa Peunaga Rayeuk, Kecamatan Meureubo, Kabupaten Aceh Barat yang hilang terseret arus di kawasan Muara Krueng Meureubo..

For Serambinews.com
Tim melakukan evakuasi jasad Muhammad Amin yang ditemukan di kawasan pantai Suak Puntong, Kecamatan Kuala Pesisir, Kabupaten Nagan Raya, Senin (18/5/2020) siang. 

 

Laporan Sa’dul Bahri | Aceh Barat

 

SERAMBINEWS.COM, MEULABOH - Muhammad Amin (24) warga Desa Peunaga Rayeuk, Kecamatan Meureubo, Kabupaten Aceh Barat yang hilang terseret arus di kawasan Muara Krueng Meureubo di Desa Padang Seurahet, Kecamatan Johan Pahlawan, Senin (18/5/2020) berhasil diteukan di Pantai Suak Puntong, Kecamatan Kuala Pesisir, Kabupaten Nagan Raya dalam kondisi sudah meninggal dunia.

Korban yang ditemukan itu langsung dilakukan evakuasi dan diserahkan kepada keluarganya di kampung asalnya di Penaga Rayeuk.

Sebelumnya korban hilang di Krueng Meureubo pada, Sabtu (16/5/2020) lalu, akibat diterjang angin kencang dan gelombang, sehingga menyebabkan sampan mereka ketika hendak pulang itu terbalik dan saat itu pula Muhammad Amin hilang, sedangkan satu orang rekannya Hendri selamat dari musibah itu.

Koordinator Pos Search And Rescue (SAR) Meulaboh, Budi Darwan kepada Serambi, Senin (18/5/2020) mengatakan, Senin (18/5/2020) sekitar pukul 11.00 WIB tim memperoleh informasi dari masyarakat bahwa korban telah ditemukan di daerah Suak Puntong.

Sehingga tim langsung bergerak kesana dengan jarak kurang lebih sekitar 9 mil arah timur dari lokasi kejadian perkara, dua tim yangbergerak ke lokasi ditemukannya korban masing-masing satu tim menggunakan RIB jalur laut dan satu tim menempuh jalur darat dengan menggunakan mobil.

“Sekitar pukul 12.15 WIB  tim darat tiba di lokasi dan langsung mengevakuasi korban dengan posisi korban sudah di daratan saat itu, korban ditemukan oleh masyarakat yang kebetulan berada di tepi pantai saat itu,” jelasnya.

Disebutkan, dengan ditemukannya korban yang hilang itu, maka operasi pencarian langsung ditutup dan seluruh unsur yang terlibat dalam pencarian itu di kembalikan ke kesatuan masing-masing. Sementara pihak yang ikut dalam pencarian itu masing-masing dari Pos SAR Meulaboh, BPBD, TNI, Polri, RAPI, PMI dan masyarakat dari keluarga korban.

Sebelumnya, peristiwa itu berawal pada Sabtu (16/5/2020) sekitar pukul 09.00 WIB, Muhammad Amin dan Hendri menaiki sampan dari arah Peunaga Pasi, Kecamatan Meureubo menuju kelokasi pencarian kerang, dan korban tiba ke lokasi pencarian kerang di Desa Padang Seurahet sekira pukul 12.00 WIB siang.

Sekitar pukul 16.30 WIB, korban dan Hendri kembali menggayuh sampan untuk kembali ke Gampong Peunaga Pasi, Kecamatan Meureubo. Lalu pada saat dalam perjalanan datang angin kencang dan gelombang, sehingga membuat sampan yang ditumpangi Muhammad Amin dan Hendri terbalik, dalam peristiwa tersebut Hendri dapat menyelamatkan diri, sedangkan Muhammad Amin hilang di kawasan Calok Krueng Meureubo, Desa Padang Seurahet.(*)

Kisah Pria Diperkosa Istri Selama 10 Tahun, Dipaksa Bersetubuh Berkali-kali, Dicakar dan Ditonjok

Hari Ini, Abusyik Mutasi Pejabat Eselon III dan IV, Jumlahnya Capai 96 Orang

Meidi, Penyandang Tunanetra di Pinggir Jalan Gunong Samarinda Abdya, Harap Belas Kasih Para Pelintas

 
 

Penulis: Sa'dul Bahri
Editor: Jalimin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved