Update Corona di Abdya
Warga Abdya yang Pulang Merantau dan Jalani Isolasi Mandiri Bertambah, Ini Kecamatan Terbanyak
Mereka yang telah pulkam ini telah dilakukan pemeriksaan suhu badan oleh petugas puskesmas setempat.
Penulis: Zainun Yusuf | Editor: Mursal Ismail
Mereka tidak mengeluh tentang kondisi kesehatan setelah menjalani isolasi.
Sisanya, sebanyak 58 orang perantau masih menjalani isolasi di rumah masing-masing. Mereka tersebar di sembilan kecamatan sejak Babahrot sampai Lembah Sabil.
Warga perantau yang masih menjalani isolasi mandiri dengan jumlah terbanyak di Kecamatan Kuala Batee 14 orang.
Disusul Kecamatan Babahrot 11 orang, Kecamatan Susoh, Kecamatan Tangan-Tangan dan lembah Sabil masing-masing 6 orang, Kecamatan Jeumpa 6 orang, Manggeng 4 orang serta Kecamatan Setia dan Blangpidie masing-masing 3 orang.
Safliati kembali menjelaskan, selama 14 hari menjalani isolasi mandiri di rumah, mereka tetap dilakukan observasi kesehatan oleh petugas medis dari Puskesmas setempat dan dari Dinkes Kabupaten Abdya.
Jika dalam pemantauan atau observasi ditemukan gejala awal yang mengarah ke Covid-19, maka yang bersangkutan segera diusulkan ke Dinas Provinsi Aceh untuk dimasukkan dalam daftar ODP (Orang Dalam Pemantauan).
Namun dari dari ribuan warga perantau yang observasi tidak dilakukan tidak ditemukan gejala awal yang mengarah ke Covid-19.
Malahan, beberapa warga Abdya yang baru pulang dari Malaysia dilakukan periksaan dengan alat rapid test (pemeriksaan cepat), dan hasilnya negatif.
Berdasarkan update data terakhir, Senin sore, tidak ditemukan lagi warga Abdya berstatus ODP. Pasien Dalam Pangawasan (PDP) juga kosong.
Warga status ODP menjadi nihil, karena 7 warga perantau yang terdaftar dalam ODP sebelumnya selesai proses pemantauan.
Warga Abdya yang status PDP juga masih nihil atau kosong. Sedangkan seorang pasien status positif hasil laboraturium, yaitu salah seorang perempuan dari Manggeng sudah dinyatakan negatif atau sembuh berdasarkan hasil swab bersangkutan keluar 29 April lalu.
Kendati ODP dan PDP sudah nihil, Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Kabupaten Abdya itu meminta warga tetap waspada.
Warga agar selalu pakai masker ketika keluar rumah, hindari keramaian dan kerumunan, sering cuci tangan dengan menggunakan sabun serta melaksanakan seluruh ketentuan pemerintah, yaitu sosial distancing dan physical distancing dalam upaya memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/pemeriksaan-perantau-di-abdya.jpg)