Sambut Idul Fitri 1441 H
IKA SMAN Blangpidie Abdya Santuni Yatim dan Fakir Miskin
Donasi yang terkumpul Rp 34.618.000, kemudian dibagikan kepada 94 anak yatim dan 18 fakir miskin di Abdya.
Penulis: Zainun Yusuf | Editor: Taufik Hidayat
Laporan Zainun Yusuf | Aceh Barat Daya
SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - Ikatan Keluarga Alumni SMA Negeri Blangpidie (IKA SMAN Blangpidie), Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), menyantuni anak yatim dan fakir miskin yang terdampak pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).
Santunan berupa uang diantar langsung panitia ke rumah-rumah anak yatim dan fakir miskin di Kecamatan Blangpidie, Susoh, Jeumpa, Tangan-Tangan, Manggeng dan Kuala Batee dan lainnya, Rabu-Kamis (20-21/5/2020).
Ketua Panitia Pelaksana, Indra Sukma kepada Serambinews.com menjelaskan, uang santunan yang salurkan merupakan donasi dari para alumni SMAN Blangpidie. Mereka berdomisili bukan saja di Abdya, melainkan di Banda Aceh, Medan, Jakarta, Batam dan beberapa kota lain di Indonesia.
Donasi yang terkumpul Rp 34.618.000, kemudian dibagi habis sebagai santunan kepada 94 anak yatim dan 18 fakir miskin di Abdya. “Santunan berupa uang Rp 200 ribu ditambah satu paket sembako senilai Rp 100 ribu per orang,” kata Indra Sukma.
Para alumni SMAN Blangpidie (sekarang SMAN 1 Abdya) berlokasi di Desa Kuta Tinggi, saat ini tersebar di seluruh Indonesia, dan beberapa orang di luar negeri. “Alumni yang sudah terdata sejumlah 224 orang, dengan latar belakang pekerjaan/profesi, PNS/ASN, TNI, Polri, politisi, swata, dan pengusaha serta sejumlah profesi lain,” kata Indra Sukma.
Sumbangan yang terkumpul dari para alumni juga disisihkan sebagai sumbangan kepada salah satu korban kebakaran ruko di Jalan At-Taqwa Blangpidie yang terjadi 14 Mei lalu. Salah satu korban adalah istri dari almarhum Mawardi, alumni SMAN Blangpidie yang saat ini memelihara 2 anak yatim.
Bantuan dari para alumni sebesar Rp 1.000.000 diserahkan H Syamsidik Ibrahim, didampingi panitia kepada istri almarhum Mawardi pada 15 Mei lalu.
Sedangkan penyaluran santunan yatim dan fakir miskin dilakukan secara simbolis oleh Ketua Umum IKA SMAN Blangpidie, Syahrial kepada 10 orang di Arena Motel Blangpidie, Rabu pagi. Lalu, para panitia mengantar santunan langsung ke rumah-rumah anak yatim fakir miskin.
Indra Sukma menjelaskan, kegiatan santunan yatim dan fakir miskin yang sudah berjalan selama dua tahun, namun tahun ini dilaksanakan di tengah kondisi perekonomian masyarakat sangat memprihatinkan sebagai dampak pandemi Corona.
Kondisi perekonomian masyarakat yang sangat sulit disaksikan langsung sejumlah alumni SMAN Blangpidie saat mengantar langsung santunan ke rumah-rumah penerima santunan selama dua hari terakhir. “Beberapa warga tampak menangis saat menerima santunan yang kita salurkan,” ungkap Indra.
Sampai-sampai sejumlah alumni juga menetes air mata mendengar keluh kesah warga di kampung-kampung yang sangat sulit mencari nafkah akibat dampak pandemi Covid-19.
“Gerakan peduli anak yatim dan fakir miskin terus berlanjut ke depan. Semoga saja para alumni SMA Blangpidie di mana saja bertempat tinggal terketuk hatinya menyisihkan sedikit apa yang telah dimiliki guna membantu nasib sesama,” katanya.(*)
• M Nuh Ternyata Bukan Pengusaha, Pemenang Lelang Motor Listrik Jokowi Diamankan Polisi
• Sudah Menjadi Korban Penyiksaan di Penjara, Tiga Wanita Zimbabwe Akan Dituntut di Pengadilan
• Arab Saudi Siap Pimpin Perekonomian Dunia, Virus Corona Akan Balikkan Sejarah Bisnis
• PNS Aceh Singkil tak Boleh Mudik, Besok Tetap Masuk Kerja, Ini Penjelasan Sekda
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/ikasman.jpg)