Luar Negeri
Tentara Myanmar Buimihanguskan Rumah Muslim Rohingya di Rakhine
Tentara Myanmar dituduh membumihanguskan rumah Muslim Rohingya yang telah melarikan diri ke Bangladesh dan sejumlah negara lainnya
Robertson menambahkan pemerintah harus meminta bantuan PBB dalam penyelidikan dan tidak menyerahkannya kepada militer.
• DK PBB Bahas Pembantaian Tentara Myanmar di Rakhine
• Dua Bocah Rohingya Meninggal dalam Ledakan Ranjau Darat di Rakhine, Arsu: Tentara Myanmar Diam Saja
• Tentara Myanmar Tembak Dua Desa Muslim di Kota Kyauktaw, Lima Orang Terluka
Kyaw Zaw Hla (46) yang telah tinggal di sebuah kamp dekat desa itu bersama keluarganya sejak melarikan diri, membenarkan rumahnya termasuk di antara yang rata dengan tanah.
"Kami kehilangan segalanya," katanya kepada AFP melalui telepon.
"Kami tidak bisa mencari nafkah dan tidak memiliki akses ke perawatan kesehatan," tambahnya.
Foto-foto yang dikeluarkan oleh angkatan bersenjata menunjukkan pemberontak AA melarikan diri setelah membakar desa, kata jurubicara militer Myanmar, Zaw Min Tuna pada Jumat (22/5/2020).
Kelompok AA juga membantah melakukan pembakaran.
Daerah yang dilanda konflik berada di bawah penutupan internet dan terlarang bagi wartawan, membuat pelaporan independen menjadi sulit.
Pakar hak asasi manusia, Yanghee Lee bulan lalu memperingatkan militer Myanmar harus diselidiki untuk kemungkinan kejahatan perang dan kejahatan kemanusiaan.
Lee menuduh angkatan bersenjata Myanmar melakukan penghilangan paksa, menyiksa dan membunuh puluhan tersangka AA , sebuah tuduhan yang dibantah militer.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/desa-muslim-rohingya-di-rakhine-dibakar.jpg)